Sedan Listrik BYD Seal Mengeluarkan Asap, Apa Penyebabnya?

Sebuah sedan listrik, BYD Seal mengeluarkan asap, di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. BYD Motor Indonesia pun tengah melakukan investigasi, agar dapat melakukan identifikasi permasalahan secara rinci.

oleh Arief AszhariDiperbarui 14 Mei 2025, 23:56 WIB
Mobil listrik BYD Seal terbakar di garasi. (Dok. Gulkarmat Jakarta Barat)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah sedan listrik, BYD Seal mengeluarkan asap, di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (13/5/2025). Kejadian tersebut, diduga disebabkan oleh korsleting di baterai dari model asal China tersebut.

Saat ini, pihak BYD Motor Indonesia tengah melakukan investigasi, agar dapat melakukan identifikasi permasalahan secara rinci. Perkembangan dari insiden ini belum diumumkan lebih lanjut.

"Perlu kami klarifikasi, bahwa yang terjadi adalah insiden asap, dan bukan berasal dari api seperti beberapa foto yang beredar. Di mana, memperlihatkan pantulan lampu mobil berwarna merah pada asap tersebut," jelas Luther Panjaitan, Head of PR and Government Relation PT BYD Motor Indonesia.

Sedangkan menurut Lung Lung, pemilik dari Dokter Mobil, kemungkinan besar BYD Seal yang mengeluarkan asap ini, karena adanya overcharging atau gangguan sistem pending di baterai mobil listrik.

Meskipun demikian, Lung Lung belum juga bisa memastikan penyebab pasti dari keluarnya asap dari BYD Seal tersebut karena memang informasinya belum lengkap.

"Pertama yang saya tanyakan, pasti apakah mobilnya dicolok atau tidak, dalam artian sedang dicas atau tidak. Kalau misalkan 3 hari tidak dipakai, dan posisinya masih dicolok, besar kemungkinan ada sistem charging yang error atau kepanansan," jelas Lung Lung, melalui pesan elektronik kepada Liputan6.com, Rabu (14/5/2025).

"Bisa juga dari sistem pending, atau coolant atau kipas yang nyala terus untuk mendinginkan itu juga bisa," tambahnya.

Sementara itu, jika penyebabnya adalah korsleting, itu kecil kemungkinan karena di sistem baterai mobil listrik canggih, seperti BYD sudah dilengkapi dengan sekring besar, yang dapat memutus arus.

"Kalau ada arus berlebih, sekring akan langsung memutus arus," tukasnya.

Spesifikasi BYD Seal

Sekadar informasi, BYD Seal hadir dengan dimensi panjang 4.800 mm, lebar 1.875 mm, dan tinggi 1.460 mm, dengan jarak sumbu roda 2.920 mm. Mobil ini memiliki kapasitas tempat duduk untuk lima orang dengan jumlah pintu sebanyak empat.

Kapasitas bagasi BYD Seal mencapai 400 liter, memberikan ruang yang cukup untuk penyimpanan barang. Dari segi bobot, berat bersih mobil ini adalah 2.055 kg, sementara berat kotor mencapai 2.501 kg.

BYD Seal menggunakan motor listrik dengan tenaga sebesar 313 hp dan torsi 360 Nm. Mobil ini dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 5,9 detik. Jarak tempuh maksimalnya mencapai 650 km dalam sekali pengisian daya penuh.

Penggerak yang digunakan adalah sistem RWD (Rear Wheel Drive) dengan jenis transmisi otomatis satu percepatan (Single Speed). Mobil ini menggunakan baterai BYD Blade Battery dengan kapasitas 82,56 kWh.

Pengisian daya menggunakan metode AC membutuhkan waktu sekitar 11,3 jam untuk pengisian penuh. Mobil ini juga dilengkapi dengan sistem regenerative braking yang membantu efisiensi energi saat berkendara.

Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya