4 RT di Jakbar dan Jaksel Terendam Banjir Rabu Pagi, Ketinggian Capai 55 Sentimeter

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan dan banjir susulan, mengingat curah hujan yang masih mungkin terjadi.

oleh Muhammad AliDiperbarui 14 Mei 2025, 12:44 WIB
Ilustrasi Banjir | unsplash.com/@jonfordphotos

 

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa hingga Rabu pagi (14/5/2025) pukul 05.00 WIB, terdapat empat RT yang masih tergenang banjir.

"BPBD mencatat genangan yang terjadi saat ini masih di 4 RT," kata Yohan dalam keterangannya.

Yohan merinci, empat RT yang terkena banjir berada di Kelurahan Joglo, Jakarta Barat, dan Kelurahan Kuningan Barat, Jakarta Selatan. Dari total tersebut, dua RT berada di Kelurahan Joglo dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 55 cm, sementara dua RT di Kuningan Barat memiliki ketinggian air antara 30 hingga 50 cm.

"Kelurahan Joglo jumlah 2 RT, ketinggian 50 sampai dengan 55 cm, penyebab curah hujan tinggi," ujar Yohan. "Kelurahan Kuningan Barat jumlah 2 RT, ketinggian 30 sampai dengan 50 cm, penyebab curah hujan tinggi, luapan kali Mampang dan Krukut," tambahnya.

Akibat dari genangan ini, sebanyak 46 warga dari Kelurahan Joglo terpaksa mengungsi ke Masjid Jami Attaufiq di RT 001 RW 002. BPBD DKI Jakarta pun bergerak cepat untuk menanggulangi situasi ini.

Yohan menegaskan bahwa BPBD DKI Jakarta tidak tinggal diam. Mereka mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah. Selain itu, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan sistem drainase berfungsi dengan baik.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," tegas Yohan.

Layanan Jakarta Siaga 112 juga tersedia 24 jam untuk keadaan darurat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan dan banjir susulan, mengingat curah hujan yang masih mungkin terjadi.

Pentingnya Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir

Meskipun banjir pada 13 Mei 2025 tidak separah banjir besar yang terjadi pada bulan Maret 2025, kejadian ini tetap menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan. Perbaikan infrastruktur drainase dan pengelolaan sampah tetap menjadi hal krusial untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

BPBD mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. "Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop," pungkasnya.

Infografis

Infografis Banjir Jabodetabek. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya