Kraton Gunung Kawi, Wisata Budaya Populer di Malang Jawa Timur

Suasana di sekeliling keraton ini sangat sejuk, udara pegunungan yang segar menyapa pengunjung sejak pertama kali mereka menginjakkan kaki di kawasan tersebut

oleh Panji PrayitnoDiterbitkan 18 Mei 2025, 03:00 WIB
Kraton Gunung Kawi (Sumber: malangkab.go.id)

Liputan6.com, Jakarta - Keraton Gunung Kawi terletak di Area Gunung Pitrang, Balesari Ngajum Malang Jawa Timur. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB, dengan harga tiket yang sangat terjangkau, yakni sekitar Rp 10.000 per orang.

Biaya masuk yang murah ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi para pencinta wisata sejarah yang ingin menikmati keindahan arsitektur kuno tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Lokasi berada di tengah-tengah alam pegunungan menambah nilai eksotis dan eksklusif bagi Kraton Gunung Kawi, seolah-olah tempat ini disembunyikan oleh alam untuk melindungi keagungan dan aura sakral yang dimilikinya.

Suasana di sekeliling keraton ini sangat sejuk, udara pegunungan yang segar menyapa pengunjung sejak pertama kali mereka menginjakkan kaki di kawasan tersebut, membuat siapa pun merasa langsung terlepas dari hiruk-pikuk kehidupan perkotaan yang bising dan penuh polusi.

Jalan menuju lokasi memang cukup menantang, namun itu semua terbayar lunas dengan ketenangan dan kedamaian yang ditawarkan oleh lingkungan sekitarnya.Salah satu daya tarik utama Keraton Gunung Kawi terletak pada kompleks candinya yang begitu megah dan unik.

Candi-candi yang ada di kawasan ini menyimpan nilai sejarah dan spiritualitas yang dalam, dibangun dengan arsitektur kuno yang khas dan mengagumkan. Dinding-dinding candi yang dihiasi relief dan ukiran batu memberikan kesan artistik yang kuat, menandakan tingginya keterampilan para leluhur dalam mengolah batu menjadi bangunan yang tidak hanya kokoh, tetapi juga sarat makna.

Banyak pengunjung yang datang tidak hanya untuk menikmati pemandangan, tetapi juga untuk mengabadikan keindahan arsitektur candi dalam bentuk fotografi. Tak jarang pula tempat ini menjadi latar belakang sesi foto prewedding, dokumentasi budaya, hingga konten-konten media sosial yang menonjolkan kekayaan budaya lokal.

Ritual Tertentu

Setiap sudut kompleks candi menawarkan perspektif visual yang berbeda, mulai dari struktur bangunan, pepohonan yang rindang, hingga jalan setapak yang membawa kita menyusuri jejak-jejak sejarah masa lampau.

Ada nuansa magis yang terasa saat berdiri di depan candi-candi ini—seolah-olah kita sedang berbicara langsung dengan masa lalu yang masih hidup melalui setiap ukiran dan batu yang tersusun dengan penuh filosofi.

Tak hanya soal bangunan dan arsitektur, Keraton Gunung Kawi juga dikenal sebagai tempat yang memiliki aura spiritual yang kuat. Banyak peziarah yang datang untuk bermeditasi, berdoa, atau sekadar mencari ketenangan batin di tengah suasana yang hening dan damai.

Tempat ini kerap dikaitkan dengan legenda-legenda lokal dan kisah-kisah mistis yang memperkuat identitasnya sebagai pusat spiritual dan budaya. Masyarakat sekitar sangat menghormati tempat ini.

Pengunjung diminta menjaganya dengan penuh dedikasi dan rasa tanggung jawab, menjadikan Keraton Gunung Kawi bukan sekadar objek wisata biasa, melainkan bagian penting dari warisan budaya yang hidup dan berkelanjutan.

Upacara-upacara adat dan ritual tertentu kadang masih dilakukan di sini, menambah kekayaan pengalaman bagi wisatawan yang ingin menyelami lebih dalam kehidupan spiritual masyarakat Jawa.

 

Penulis: Belvana Fasya Saad

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya