Liputan6.com, Yogyakarta - Momen Waisak bukan sekadar perayaan, namun juga waktu tepat untuk refleksi dan memperdalam makna kehidupan. Jika kamu ingin mengisi hati dan pikiran dengan tontonan bermakna, beberapa film ini bisa jadi pilihan yang pas.
Kisah-kisah penuh hikmah hingga cerita tentang perjalanan spiritual, film-film ini akan membantumu merenung dan belajar. Cocok ditonton sambil memaknai ajaran Buddha. Mengutip dari berbagai sumber, lima film yang bisa mengajak kita merenung di hari Waisak:
Advertisement
1. The Little Buddha (1993)
Film klasik ini menceritakan kisah hidup Siddhartha Gautama (Buddha). Sudut pandang film ini menceritakan seorang anak kecil dari barat yang belajar tentang ajaran Buddha.
Film ini cocok buat kamu yang ingin menikmati tontonan spiritual tanpa merasa berat karena visual yang indah dan nuansa yang tenang. Ceritanya mengalir dengan sederhana, membuat pemahaman tentang kehidupan Buddha jadi lebih mudah dicerna.
2. Walk with Me (2017)
Film dokumenter ini mengajak penonton menyelami kehidupan sehari-hari biksu Zen terkenal, Thich Nhat Hanh, dan komunitas mindfulness-nya. Dengan narasi khas benedict cumberbatch yang menenangkan, film ini menciptakan atmosfer hening yang sempurna untuk merenung.
Cocok untuk kamu yang ingin healing sambil belajar tentang kesadaran penuh (mindfulness) dan kedamaian batin. Film ini cocok ditonton saat Waisak buat dapatkan ketenangan sekaligus inspirasi hidup lebih bermakna.
3. Peaceful Warrior (2006)
Film ini terinspirasi kisah nyata atlet gymnast Dan Millman. film ini juga kaya dengan nilai-nilai Buddhisme yang universal.
Kamu akan diajak menyelami konsep mindfulness, pentingnya melepaskan ego, dan seni hidup di momen saat ini lewat perjalanan spiritual sang tokoh utama. Meski bukan film religius, pesan-pesan bijaknya tentang makna kehidupan, kegagalan, dan pencarian jati diri sangat cocok direnungkan saat Waisak.
Baraka (1992)
4. Baraka (1992)
Film ini adalah sebuah mahakarya visual yang membawa penonton melakukan perjalanan spiritual tanpa kata-kata. Film dokumenter eksperimental ini menyuguhkan rangkaian gambar dari 24 negara, termasuk ritual-ritual Buddhisme.
Setiap frame-nya mengajak kita merenungkan hakikat kehidupan dan koneksi universal umat manusia, dari biara-biara Tibet yang sunyi hingga prosesi Waisak di berbagai belahan dunia. Cocok untuk kamu yang ingin merayakan Waisak dengan kontemplasi sambil menikmati keindahan visual yang memukau.
5. Spring, Summer, Fall, Winter... and Spring (2003)
Film ini adalah film Korea yang menceritakan perjalanan spiritual seorang biksu sepanjang hidupnya. Lima musim dalam film ini yakni semi, panas, gugur, dingin, dan kembali ke semi, masing-masing melambangkan tahapan kehidupan manusia.
Film ini mengisahkan kehidupan mulai dari masa kanak-kanak yang polos, remaja , kedewasaan, hingga penyesalan di masa tua dan kesempatan untuk memulai kembali. Film ini menyajikan perenungan tentang siklus kehidupan manusia melalui kisah yang sederhana namun penuh makna.
Film ini menampilkan kuil terapung di tengah danau yang tenang. Kisahnya disampaikan melalui simbol-simbol Buddhis yang mudah dipahami. Salah satu adegan paling berkesan adalah ketika biksu kecil yang menyiksa hewan kemudian menerima hukuman serupa dari gurunya.
Penulis: Ade Yofi Faidzun