Polisi Tangkap Begal yang Tusuk Driver Ojol di Bogor hingga Tewas

Kurang dari 24 jam, polisi berhasil membekuk begal yang menusuk driver ojol hingga tewas di Desa Cibeber 1, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Saat beraksi, pelaku berpura-pura menjadi penumpang.

oleh Achmad SudarnoDiterbitkan 07 Mei 2025, 16:35 WIB
Penampakan begal yang menusuk driver ojek online (Ojol) hingga tewas di Desa Cibeber 1, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat saat ditangkap polisi. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Bogor - Polisi meringkus pelaku begal yang menewaskan pengemudi atau driver ojek online (Ojol) berinisial RS (56) di Desa Cibeber 1, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pelaku inisial RK (25) dibekuk di kontrakannya di daerah Cibungbulang, Kabupaten Bogor pada Senin (5/5/2025).

"Pelaku kurang dari 24 jam diamankan di kontrakannya di Cibungbulang," kata Waka Polres Bogor Kompol Rizka Fadhila, Rabu (7/5/2025).

Driver ojol ditemukan tewas di daerah Sukabakti, Desa Cibeber 1, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada Minggu 4 Mei 2025 dini hari.

Korban pertama kali ditemukan warga sekitar dalam posisi tergeletak di pinggir jalan. Saat ditemukan, jaket dengan tulis Grab yang dipakai korban terlihat berlumuran darah.

Dari hasil otopsi, korban tewas akibat luka tusuk di punggung, dada, dan pelipis pipi dengan senjata tajam. "Luka tusuk di pelipis, 3 luka tusuk di dada, dan satu luka tusuk di punggung," ungkap Rizka.

Dia mengatakan, pelaku secara sengaja membunuh RS untuk menguasai sepeda motor dan ponsel milik pengemudi ojek online terebut.

Modus Pura-Pura Jadi Penumpang

Pengemudi ojek online mengangkut penumpang di depan Stasiun Palmerah, Jakarta, Selasa (6/9/2022). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan segera menerbitkan regulasi kenaikan tarif ojek online (ojol). Hal itu menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang membuat beban operasional transportasi semakin besar. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Modusnya, pria asal Tanggamus, Lampung ini berpura-pura sebagai penumpang ojol untuk diantarkan ke Cibeber dari Rumah Sakit Karya Bakti Dramaga.

Ketika melintasi jalanan sepi, pelaku menodongkan pisau dan meminta korban menyerahkan sepeda motornya. Korban sempat melakukan perlawanan, namun akhirnya meregang nyawa setelah ditusuk berkali-kali oleh pelaku.

"Motifnya murni ingin menguasai motor dan HP (handphone) korban. Korban ditusuk dari belakang," ungkap dia.

 

Motor Dijual ke Penadah Rp4,2 Juta

Ilustrasi pembegalan (Istimewa)

Satu unit sepeda motor Honda Beat dan ponsel hasil curiannya telah dijual kepada penadah di daerah Tangerang, Banten.

"Motor hasil rampasannya dijual seharga Rp4,2 juta di daerah Tangerang," kata Rizka.

Hingga kini, polisi masih memburu seorang penadah sepeda motor driver ojol tersebut.

"(Penadah) sedang diburu. Identitasnya sudah dikantongi," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya