Naik 7,1%, KRL Commuter Line Angkut 125,8 Juta Orang hingga April 2025

Tren positif ini juga terlihat pada volume pengguna KRL Commuter Line Merak yang juga meningkat 5,1 persen jika dibandingkan dengan tahun 2024, atau total sebanyak 1,42 juta orang.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 06 Mei 2025, 13:40 WIB
Dua KRL tipe terbaru yang akan dioperasikan untuk melayani pelanggan di Jabodetabek. (dok. PT KAI Commuter)

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mencatat jumlah pengguna KRL Commuter Line sebanyak 32,29 juta orang per April 2025. Meningkat 9 persen secara tahunan (YoY) dibandingkan April 2024 lalu, yang mencapai angka 29,6 juta orang.

Adapun di sepanjang 2025 hingga 30 April, KAI Commuter juga sudah melayani total pengguna KRL Commuter Line sebanyak 125,8 juta orang. Angka ini pun meningkat 7,1 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024, sebanyak 117,48 juta orang.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menyampaikan, peningkatan tertinggi terjadi pada volume pengguna Commuter Line di Wilayah 2 Bandung. Naik sebesar 20,16 persen atau sejumlah 6 juta orang jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, sebanyak 5 juta orang.

"Sementara itu, untuk capaian volume pengguna Commuter Line Jabodetabek sepanjang 2025 ini sebanyak 109.446.180 orang atau meningkat 6,24 persen jika dibandingkan dengan periode 2024, yang sebanyak 103.019.965 orang," jelas Leza dalam keterangan tertulis, Selasa (6/5/2025).

Tren positif ini juga terlihat pada volume pengguna KRL Commuter Line Merak yang juga meningkat 5,1 persen jika dibandingkan dengan tahun 2024, atau total sebanyak 1,42 juta orang.

Tak ketinggalan, Wilayah 6 Yogyakarta juga tercatat mengalami peningkatan. Untuk layanan KRL Commuter Line Yogyakarta-Palur tahun ini tercatat sebanyak 2,7 juta orang atau meningkat 14,1 persen jika dibandingkan dengan 2024, yang sebanyak 2,37 juta orang.

Hal yang sama juga tercatat pada capaian volume pengguna Commuter Line Prameks, dengan peningkatan 11,6 persen atau total sebanyak 240.867 orang.

Sedangkan untuk capaian volume pengguna Commuter Line di Wilayah 8 Surabaya, peningkatan volume pengguna sepanjang 2025 tercatat sebanyak 10 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024, atau tercatat total sebanyak 5.101.392 orang.

Menurut Leza, peningkatan jumlah pengguna KRL Commuter Line ini jadi indikasi adanya perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih ramah lingkungan. Lantaran transportasi massal ini merupakan salah satu solusi dalam menekan emisi karbon dan kemacetan.

"Transportasi ini juga sudah terintegrasi dengan layanan transportasi lainnya, seperti KA Jarak Jauh, LRT, MRT, serta transportasi darat lainnya," pungkas dia.

KAI Commuter Kembali Terima 2 KRL Baru dari China

KAI Commuter kembali kedatangan dua trainset rangkaian KRL baru produksi produksi CRRC Qingdao Sifang China. (Dok KAI)

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter kembali kedatangan dua trainset rangkaian KRL baru produksi China. Kedua trainset ini merupakan bagian dari kontrak pengadaan sarana KRL baru produksi CRRC Qingdao Sifang.

"Dua rangkaian KRL baru ini merupakan bagian dari delapan rangkaian KRL dari kontrak pengadaan sarana KRL baru gelombang kedua, yang sebelumnya pada kontrak pengadaan pertama sebanyak tiga trainset," terang VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus, Senin (28/4/2025).

Joni menambahkan, KAI Commuter secara total memesan sarana KRL baru sebanyak 27 trainset atau dengan total sebanyak 324 unit kereta. Total pemesanan sarana KRL baru oleh KAI Commuter tersebut terdiri dari 16 trainset dari PT INKA (Persero) dan sebanyak 11 trainset KRL pemesanan dari CRRC.

"Kedatangan seluruh sarana KRL baru ini merupakan salah satu upaya KAI Commuter dalam mengoptimalkan layanan kepada masyarakat, khususnya pengguna Commuter Line Jabodetabek. Selain itu, juga sebagai salah satu komitmen KAI Commuter dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna Commuter Line," ungkapnya.

Pengecekan

KAI Commuter kembali kedatangan dua trainset rangkaian KRL baru produksi produksi CRRC Qingdao Sifang China. (Dok KAI) 

Saat ini, sarana-sarana KRL baru yang telah datang sedang dalam pengecekan awal secara menyeluruh sebelum dilakukan asesmen internal oleh KAI Commuter.

Selanjutnya, akan dilakukan uji dinamis di lintas Jabodetabek sesuai dengan Permenhub Nomor PM 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Ke depannya, seluruh sarana KRL baru tersebut akan digunakan sebagai pengganti sarana KRL milik KAI Commuter yang akan memasuki masa konservasi.

KAI Commuter juga berharap, pengadaan ini dapat memenuhi kebutuhan sarana KRL untuk pelayanan Commuter Line. Sebagai catatan, saat ini rata-rata volume pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek mencapai lebih dari 1 juta orang setiap hari kerja.

"KAI Commuter juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan antusiasme masyarakat pengguna Commuter Line Jabodetabek atas kepercayaannya menjadikan moda transportasi Commuter sebagai transportasi utama yang efisien, ramah lingkungan, bebas macet, dan terjangkau dalam mobilitasnya," pungkas Joni. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya