Liputan6.com, Jakarta - Dalam Sinetron Ketika Cinta Memanggilmu kali ini dikisahkan, Amira terjebak dalam dilema antara cinta dan tanggung jawab. Meski dikelilingi perhatian dari Galang, hatinya tetap terpaut pada Aksa. Di tengah misteri keluarga dan ancaman yang mengintai, Amira harus membuat keputusan yang akan mengubah hidupnya selamanya.
Galang terus membanjiri Amira dengan hadiah dan perhatian, berusaha memenangkan hatinya. Namun, di balik senyuman yang dipaksakan, Amira merasa tersiksa, pikirannya selalu tertuju pada Aksa.
Advertisement
Sementara itu, Yuni menemukan foto lama Amira bersama istri Kusno, yang semakin meyakinkannya bahwa Amira mungkin adalah anaknya dengan Lian. Yuni segera menyampaikan temuannya kepada Lian, yang kesehatannya semakin memburuk. Lian memberikan kartu kepada Yuni agar dia bisa melakukan tes DNA. Bella, yang mendengar percakapan ini, segera memberi tahu Tomy dan panik saat Yuni bersiap mengambil sampel untuk tes tersebut.
Setelah Amira menolak Aksa, Aksa memutuskan untuk menyibukkan diri. Ia bertekad menjaga ayam gadun dan genset dengan penuh tanggung jawab, sebagai cara untuk menunjukkan kesungguhannya kepada Amira. Ketika Galang pergi, Amira menyelinap keluar untuk melihat kondisi Aksa yang belum sepenuhnya pulih. Di saat itulah, ia menyaksikan Aksa jatuh pingsan tanpa ada yang menolong. Amira, meski cemas akan ketahuan, terpaksa turun tangan membantunya.
Amira menyusup ke kamar Aksa yang lemah dan sakit parah. Ia merawatnya dengan penuh perhatian: memandikan, mengganti perban, dan memberinya air madu. Ketika Aksa sadar, ia memohon agar Amira tidak meninggalkannya lagi. Namun, demi keselamatan Aksa, Amira harus pergi.
Saat kembali ke rumah Galang, Amira hampir tertangkap oleh anak buah Galang yang berpatroli. Dengan cerdik, ia menyamar sebagai kuntilanak menggunakan sprei jemuran warga, membuat mereka ketakutan dan lari.
Saksikan terus Sinetron Ketika Cinta Memanggilmu di SCTV.