Hawaii Rayakan 1 Tahun Hari L`Arc-en-Ciel

Tepat setahun yang lalu, kota Honolulu meresmikan Hari L'Arc-en-Ciel yang kini sedang dirayakan oleh para penggemarnya di Hawaii. Bagaimana kisah peresmiannya?

oleh Rully RiantrisnantoDiterbitkan 31 Mei 2013, 15:40 WIB
Tepat satu tahun lalu pada 31 Mei 2012 di Honolulu, Hawaii, Walikota Peter Carlisle mencanangkan L'Arc-en-Ciel Day. Peresmiannya tersebut bertepatan dengan hari terakhir rangkaian konser L'Arc-en-Ciel 20th Anniversary World Tour pada 31 Mei dan 1 Juni 2012. Dan kini, momen tersebut dikenal sebagai Hawaii-en-Ciel.

Konsernya sendiri saat itu diadakan di Waikiki Shell, suatu venue outdoor yang terletak di Waikiki, salah satu pantai yang sangat terkenal di Honolulu. Fans pun memenuhi jalan-jalan Waikiki termasuk para Cielers, yaitu orang-orang yang tergabung dalam fans club resmi bernama Le~Ciel. Kebanyakan pengunjung saat itu menyambangi beberapa merchandise yang terlihat eksklusif bagi mereka. Bahkan hingga ada yang mengambil fotonya, karena dianggap langka di luar Jepang.

Penonton yang sebagian besar adalah penduduk setempat, membandingkan band yang dimotori Hyde dan kawan-kawan ini dengan The Beatles, oleh karena histeria yang terjadi hanya dengan kemunculan mereka di kota ini. Dilansir dari JPop Asia (31 Mei 2013), sesaat sebelum konser dimulai, sebuah pelangi dengan bentuk melengkung, menjadi di latar belakang Waikiki Shell.

Hal tersebut dianggap sebagai saat-saat simbolis bagi fans yang menonton dan disebut-sebut juga sebagai sebagai momen ajaib bagi mereka dan L'Arc-en-Ciel. Dikarenakan, nama band bentukan Tetsuya ini, memang diambil dari bahasa Perancis yang berarti 'The Rainbow' atau Pelangi.

Menjelang konser hari pertama berakhir, Walikota Peter Carlisle berusaha untuk menyapa kerumunan dalam bahasa Jepang yang kurang sempurna hingga menimbulkan suasana jenaka. Ia pun menunjukkan rasa terima kasihnya kepada Hyde dan kawan-kawan karena memilih Hawaii sebagai perhentian terakhir dari tur mereka. Di saat itulah, sang walikota menyatakan 31 Mei sebagai L'Arc-en-Ciel Day.

Sang Walikota menjelaskan bahwa L'Arc-en-Ciel telah berkontribusi besar dalam kegiatan berbudaya serta membangun sebuah jembatan persahabatan antara Hawaii dan Jepang. Akhirnya, Tetsuya sebagai pemimpin band pun memberikan beberapa pernyataan resmi. Mereka juga diminta berkumpul dan mengambil foto bersama sebagai peringatan untuk merayakan berita besar tersebut.

Momen sedih berlangsung saat penutupan konser, dimana Hyde menangis ketika menyanyikan sebuah lagu berjudul Bye Bye. Lagu tersebut ditujukan kepada salah satu staff band yang diketahui sudah meninggal sebelum mereka naik panggung. Dengan penuh penghayatan, Hyde pun berurai air mata sembari terus melantunkan nada-nada dan lirik yang ada di dalam lagu secara terbata-bata. Para penonton yang terbawa suasana pun banyak yang menangis.

Di Hari kedua, suasana tak kalah meriahnya. Pelangi yang muncul di hari pertama pun, kembali terlihat bersinar. Bahkan, penggemar yang tidak bisa mendapatkan tiket pun tetap datang ke arena demi bisa menyaksikan momen langka tersebut dari kejauhan.

Kini, para penggemar L'Arc-en-Ciel di Hawaii kembali merayakan momen tersebut. Selamat Hari L'Arc-en-Ciel bagi penduduk Hawaii! Semoga band Jepang kesayangan yang satu ini, bisa terus menciptakan karya-karya terbarunya dengan lebih spektakuler.(Rul)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya