4 Pernyataan Prabowo Saat Beri Arahan Jajaran BGN Terkait Program MBG di Hambalang

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama jajaran Badan Gizi Nasional (BGN) di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada Sabtu 3 Mei 2025.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 04 Mei 2025, 14:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung dapur SPPG untuk melayani program makan bergizi gratis (MBG) di Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (10/2/2025). (Foto: istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama jajaran Badan Gizi Nasional (BGN) di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada Sabtu 3 Mei 2025.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo memberikan pengarahan langsung kepada ribuan petugas lapangan dapur program makan bergizi gratis (Program MBG). Prabowo menyebut mereka sebagai ujung tombak negara dalam mengamankan masa depan anak-anak Indonesia.

Setiap aspek dari kerja lapangan, termasuk pengecekan makanan dan pengawasan distribusi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), disebut Prabowo sebagai bagian dari misi nasional.

"Setiap kali kau periksa ompreng itu, setiap potongan ayam itu, setiap telur itu, setiap langkah pengawasanmu, setiap perencanaanmu, adalah bagian dari mengamankan bangsa dan negara. Mengamankan anak-anak bangsa," kata Prabowo dalam pengarahan kepada Badan Gizi Nasional, Koordinator SPPI dan SPPG Nasional, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 3 Mei 2025.

"Tidak boleh malas. Tidak boleh lengah. Tidak boleh kongkalikong. Kau akan berusaha dibeli, ditipu, dibohongi. Di mana ada gula, di situ ada semut. Ini akan menjadi sasaran manusia-manusia yang serakah dan jahat," sambung dia.

Selain itu, Presiden Prabowo menyatakan seorang pemimpin sejati tidak ada kata libur.

"Saya tidak pernah capek kalau saya diminta untuk memberi pengarahan. Siapa tahu kau berperan sebagai pemimpin, sebagai guru, sebagai bapak, memberi contoh," terang dia.

Berikut sederet pernyataan Presiden Prabowo saat memberikan arahan langsung kepada jajaran Badan Gizi Nasional (BGN) dihimpun Tim News Liputan6.com:

 

1. Ingatkan Kepada Petugas Dapur MBG: Kau Akan Berusaha Dibeli, Ditipu, Dibohongi

Presiden Prabowo Subianto resmi meneken Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didalamnya mengatur pembentukan Danantara. (Arief/Liputan6.com)

Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan langsung kepada ribuan petugas lapangan dapur program makan bergizi gratis (MBG). Prabowo menyebut mereka sebagai ujung tombak negara dalam mengamankan masa depan anak-anak Indonesia.

Setiap aspek dari kerja lapangan, termasuk pengecekan makanan dan pengawasan distribusi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), disebut Prabowo sebagai bagian dari misi nasional.

"Setiap kali kau periksa ompreng itu, setiap potongan ayam itu, setiap telur itu, setiap langkah pengawasanmu, setiap perencanaanmu, adalah bagian dari mengamankan bangsa dan negara. Mengamankan anak-anak bangsa," kata Prabowo dalam pengarahan kepada Badan Gizi Nasional, Koordinator SPPI dan SPPG Nasional, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 3 Mei 2025.

"Tidak boleh malas. Tidak boleh lengah. Tidak boleh kongkalikong. Kau akan berusaha dibeli, ditipu, dibohongi. Di mana ada gula, di situ ada semut. Ini akan menjadi sasaran manusia-manusia yang serakah dan jahat," sambung dia.

 

2. Pesankan untuk Selalu Kompak

Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (25/3/2025). (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Prabowo menekankan, tugas sebagai petugas dapur MBG adalah tugas patriotik.

"Tugas suci. Tugas yang mulia," ujar Prabowo.

Prabowo juga berpesan agar para petugas SPPG senantiasa menjaga kekompakan dan integritas dalam bekerja.

"Pelihara komunikasi dengan kawan. Komunikasi sangat penting. Terus tukar-menukar pandangan, unek-unek masing-masing. Pelihara moril. Ada kesulitan, langsung lapor," ucap Prabowo Subianto.

 

3. Sebut Pemimpin Tak Kenal Libur

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Guru Nasional 2024 di Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur. (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Kemudian, Presiden Prabowo Subianto menyatakan seorang pemimpin sejati tidak ada kata libur.

"Saya tidak pernah capek kalau saya diminta untuk memberi pengarahan. Siapa tahu kau berperan sebagai pemimpin, sebagai guru, sebagai bapak, memberi contoh," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, tugas pemimpin bukan sekadar mengelola birokrasi dari balik meja, melainkan juga membentuk karakter dan semangat juang di lapangan.

Ia menekankan bahwa pemimpin yang sejati harus terus hadir, membimbing dan menginspirasi.

 

4. Mengaku Siap Hadir Selalu ke Titik-Titik Pelatihan

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang Kamis (20/3/2025). (Dok Danareksa) 

Dalam konteks pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG), Prabowo mengaku siap hadir langsung ke titik-titik pelatihan SPPI maupun SPPG, baik secara fisik maupun melalui siaran daring.

"Pemimpin bangsa, pemimpin negara adalah seorang pejuang, seorang patriot, seorang guru. Tidak boleh malas untuk mengajar, tidak boleh malas untuk terus menerus memberi pengarahan, diminta atau tidak diminta," kata Prabowo Subianto.

"Tugas pemimpin adalah terus membangkitkan semangat anak-anak muda, menjadi penggerak, bukan hanya pengamat," tandasnya.

Dalam pengarahannya, Prabowo menyebut petugas lapangan dapur program makan bergizi gratis (MBG) sebagai ujung tombak negara dalam mengamankan masa depan anak-anak Indonesia.

Setiap aspek dari kerja lapangan, termasuk pengecekan makanan dan pengawasan distribusi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), disebut Prabowo sebagai bagian dari misi nasional.

Infografis Program Makan Bergizi Gratis Dimulai 6 Januari 2025. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya