Liputan6.com, Jakarta - Bintang Manchester City, Erling Haaland, telah pulih dari cedera pergelangan kaki yang membuatnya absen selama satu bulan. Kehadirannya kembali terkonfirmasi dalam daftar susunan pemain (DSP) laga melawan Wolverhampton Wanderers, Sabtu (3/5/2025) dini hari WIB, di Stadion Etihad.
Namun, meski telah pulih dan siap bermain, striker asal Norwegia itu justru hanya duduk manis di bangku cadangan sepanjang pertandingan yang dimenangkan City dengan skor tipis 1-0 berkat gol Kevin De Bruyne.
Advertisement
Keputusan pelatih Pep Guardiola untuk tidak menurunkan Haaland mengejutkan banyak pihak. Padahal, Haaland telah kembali berlatih seminggu sebelumnya, meskipun Guardiola sendiri mengakui sang pemain masih membutuhkan waktu istirahat sekitar satu pekan lagi dari rencana awal enam minggu.
Kehadiran Haaland di bangku cadangan bahkan baru terungkap saat ia turun terakhir dari bus tim menuju stadion, menambah misteri di balik keputusan pelatih asal Spanyol tersebut.
Meskipun sempat muncul spekulasi bahwa Guardiola akan memberikan kesempatan bermain kepada Haaland, ternyata sang pelatih lebih memilih untuk memainkan Phil Foden sebagai pengganti. Guardiola menjelaskan bahwa ia ingin mengubah ritme permainan di babak kedua ketika skor masih 1-0 untuk City. Ia lebih memilih untuk mengandalkan trio muda lokal, Phil Foden, Rico Lewis, dan James McAtee, untuk mengamankan kemenangan.
Misteri di Balik Absennya Haaland
Keputusan Guardiola untuk tidak memainkan Haaland, meskipun sang pemain telah pulih, menimbulkan banyak pertanyaan. Guardiola sendiri menjelaskan alasannya kepada Manchester Evening News.
"Ya, saya memikirkan itu [memasukkan Haaland], tetapi memutuskan untuk energi," ungkap Guardiola. Ia menambahkan bahwa dengan memasukkan trio muda tersebut, ritme permainan berubah. Intensitas di lini depan, menurutnya, tidak seintensif biasanya, hal yang wajar mengingat kualitas dan usia para pemain muda tersebut.
Guardiola juga menjelaskan bahwa Haaland baru mengikuti dua sesi latihan bersama tim. Hal ini menjadi pertimbangan tambahan dalam keputusannya untuk tidak menurunkan sang bomber andalan. "Saya berpikir, hanya dua sesi latihan bersama kami dan pada saat itu sedikit... jadi saya memutuskan untuk memilih tipe pemain lain," tambah Guardiola.