Liputan6.com, Jakarta - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Langkat secara terbuka menyuarakan keresahan masyarakat atas maraknya aksi premanisme yang masih berkeliaran di wilayahnya.
Hal ini ditunjukkan melalui pemasangan spanduk di salah satu kawasan permukiman warga yang menyampaikan seruan langsung kepada Kapolri.
Advertisement
"Pak Kapolri tolong kampung kami dan Kapolres Langkat, kampung kami masih banyak premanisme berkeliaran," tulis seruan tersebut melalui spanduknya.
Ketua Umum Himpunan mahasiswa Islam (HMI) cabang Langkat, Alfi Syahrin menyatakan, seruan itu menjadi bentuk desakan dari HMI agar Kapolri segera mengambil langkah tegas menumpas aksi-aksi preman yang selama ini dianggap meresahkan.
"Kampung-kampung di wilayah Langkat, yang dikenal dengan julukan Bumi Langkat Bertuah, dinilai tidak lagi aman bagi aktivitas masyarakat, terutama saat malam hari," ujar Alfi seperti dikutip Kamis (1/5/2025).
Alfi mencatat, beberapa warga mengungkapkan hal serupa. Menurut mereka, aksi preman kerap mengintimidasi dan membuat warga enggan keluar rumah di malam hari.
“Kami ingin kampung kami aman. Kami butuh kehadiran polisi yang benar-benar melindungi,” ungkap Alfi seperti dituturkan warga setempat.
Berantas Premanisme
Alfi berharap dengan adanya seruan ini, perhatian Kapolri bisa lebih tertuju pada persoalan keamanan di Langkat.
"Mereka juga meminta Kapolres Langkat untuk lebih serius memberantas kelompok-kelompok yang kerap melakukan tindakan kriminal dengan modus premanisme," dia menandasi.