Ribuan Orang Hadiri Peringatan Hari Buruh Internasional 2025 di Monumen Nasional

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 01 Mei 2025, 15:45 WIB
Ribuan Orang Hadiri Peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional
Peringatan Hari Buruh Internasional 2025 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta mengambil tema Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional. Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap tanggal 1 Mei atau dikenal juga sebagai May Day menjadi momen penting bagi kaum pekerja untuk menyampaikan pesan serta tuntutan atas hak-hak yang perlu diperjuangkan bersama. Hari Buruh Internasional juga menjadi peringatan untuk menghormati perjuangan para pekerja dalam mencapai hak dan kesejahteraan. Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day bermula dari satu peristiwa di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Ketika itu, para pekerja menuntut adanya pengurangan jam kerja menjadi delapan jam sehari tanpa pemotongan upah. Dan, sejak tahun 1889 Kongres Buruh Internasional di Paris menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional.
Buruh dari berbagai aliansi saat berdatangan untuk menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (1/5/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Peringatan Hari Buruh Internasional 2025 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta mengambil tema Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap tanggal 1 Mei atau dikenal juga sebagai May Day merupakan momen penting bagi kelas pekerja. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Hari Buruh Internasional menjadi momen penting untuk menyampaikan pesan serta tuntutan atas hak-hak yang perlu diperjuangkan bersama. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Hari Buruh Internasional juga menjadi peringatan untuk menghormati perjuangan para pekerja dalam mencapai hak dan kesejahteraan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day bermula dari satu peristiwa di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Ketika itu, para pekerja menuntut adanya pengurangan jam kerja menjadi delapan jam sehari tanpa pengurangan upah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pada 1 Mei 1886 sekitar 300 ribu pekerja di 13 ribu perusahaan di Amerika Serikat melakukan pemogokan massal. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Dan, sejak tahun 1889 Kongres Buruh Internasional di Paris menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya