Presiden Prabowo Subianto (baju coklat) saat menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (1/5/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan akan membentuk Satgas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), meloloskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, serta berusaha memberantas korupsi di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Presiden juga menegaskan kesejahteraan kaum buruh tidak hanya ditempuh melalui kebijakan pelaku usaha. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Presiden Prabowo menggarisbawahi perlunya peran negara dalam menyokong kehidupan kaum buruh jadi lebih baik. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Presiden Prabowo juga berharap seluruh subsidi dan bantuan langsung yang digelontorkan negara dapat tepat sasaran untuk menjaga kehidupan rakyat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Untuk diketahui, kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam perayaan hari buruh internasional merupakan kali kedua pemimpin tertinggi di negara ini menghadiri 'hari raya' kelas buruh. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Terakhir kali Presiden RI menghadiri aksi hari buruh terjadi tepat 60 tahun lalu pada perayaan hari buruh tahun 1965 yang dihadiri oleh Presiden Soekarno. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Presiden Prabowo juga terlihat sempat melempar topi yang dikenakannya kepada peserta aksi perayaan Hari Buruh Internasional 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (1/5/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberi kemeja yang biasa dikenakannya untuk peserta aksi perayaan Hari Buruh Internasional 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (1/5/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar)