Tumbuh 14,56%, WEGE Catat Pendapatan Rp 543,26 Miliar hingga Maret 2025

Tumbuhnya pendapatan WEGE sebagian besar ditopang oleh segmen jasa konstruksi sebesar 97,24%.

oleh Natasha AmaniDiterbitkan 01 Mei 2025, 16:07 WIB
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) tengah merampungkan Proyek Sky House Alam Sutera, Tangerang, Banten. (dok WEGE)

Liputan6.com, Jakarta - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) mencatat kinerja positif pada capaian keuangannya pada kuartal pertama 2025 (unaudited).

Kinerja positif ini menjadi kabar baik di tengah tantangan kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, serta sektor konstruksi yang terus berkembang dalam iklim bisnis yang kompetitif.

WEGE, dalam keterangan resminya pada Rabu (30/4/2025) mengungkapkan, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp543,26 miliar atau tumbuh 14,56% YoY pada kuartal pertama 2025 dibandingkan pendapatan kuartal I/2024 sebesar Rp474,22 miliar.

Tumbuhnya pendapatan WEGE sebagian besar ditopang oleh segmen jasa konstruksi sebesar 97,24%.

Peningkatan pendapatan juga sejalan dengan kenaikan gross profit WEGE sebesar 51,10% YoY, dari pencapaian sebesar Rp35,53 miliar pada kuartal pertama 2024 naik menjadi Rp53,68 miliar pada kuartal I/2025, yang menunjukan efektivitas penerapan strategi operasional.

Kondisi tersebut turut berkontribusi terhadap peningkatan gross profit margin WEGE dari 7,49% pada kuartal pertama 2024 menjadi 9,88% pada kuartal pertama 2025.

Selain itu, laba ventura bersama WEGE juga meningkat sebesar 43,61% YoY menjadi Rp14,74 miliar, dari Rp10,26 miliar di kuartal yang sama tahun 2024.

Adapun total liabilitas WEGE mengalami penurunan sebesar 12,32% pada kuartal pertama tahun ini, dan sejalan dengan penurunan rasio Debt to Equity (DER) menjadi 1,05x dibandingkan FY2024 sebesar 1,20x, dan gearing ratio sebesar 0,09x, yang menunjukan struktur modal dan likuiditas WEGE yang sehat.

Perseroan mencatat, pihaknya berhasil mencatatkan kas dan setara kas yang solid sebesar Rp395,77 miliar pada 31 Maret 2025.

 

Pengelolaan cash Flow yang Efisien

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST Tahun Buku 2022 PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WIKA Gedung atau WEGE) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp23,16 miliar. (Istimewa)

Perseroan mengungkapkan, pengelolaan cash flow yang efisien ini mencerminkan kemampuan WEGE untuk menjaga likuiditas dan fleksibilitas keuangan, memungkinkan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansialnya tanpa mengorbankan kemampuan untuk berinvestasi dalam proyek-proyek masa depan yang strategis.

Hal ini juga menegaskan komitmen perusahaan terhadap pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab dan berorientasi pada keberlanjutan.

WEGE tetap tangguh menghadapi tantangan ekonomi global, seperti fluktuasi nilai tukar, kenaikan harga material konstruksi, dan ketegangan geopolitik.

"Untuk menjaga kestabilan operasional, perusahaan menerapkan efisiensi biaya pada setiap unit bisnis tanpa mengorbankan kualitas atau keberlanjutan lingkungan," ungkap Direktur Utama WEGE, Hadian Pramudita.

Selain itu, WEGE juga mempercepat penerapan Building Information Modeling (BIM) dan konstruksi modular untuk meningkatkan efisiensi waktu dan biaya proyek.

Teknologi ini memungkinkan WEGE tetap kompetitif di sektor yang semakin bergantung pada digitalisasi. Meskipun sektor properti komersial menghadapi tantangan, pendapatan dari proyek infrastruktur pemerintah terus menjadi pilar utama kinerja perusahaan. 

Rencana WEGE di 2025: Proyek Perumahan Berkelanjutan

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST Tahun Buku 2022 PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WIKA Gedung atau WEGE) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp23,16 miliar. (Istimewa)

Perseroan mengungkapkan, pptimismenya untuk tahun 2025 tetap tinggi meskipun tantangan ekonomi dan pasar konstruksi yang terus berkembang.

Perseroan berencana menggarap produk unggulannya, NETRO—Smart Net-Zero Growing Modular House System, sebuah solusi perumahan berkelanjutan yang dirancang untuk memberikan dampak positif jangka panjang.

Sebagai informasi, NETRO mengintegrasikan teknologi modular dan desain ramah lingkungan untuk menciptakan hunian yang efisien dalam penggunaan energi, sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

"Pada tahun 2025, kami sangat optimis dengan arah yang diambil perusahaan, terutama melalui inovasi produk NETRO. Dengan fokus pada teknologi konstruksi ramah lingkungan dan efisiensi energi, kami yakin NETRO akan memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat dan lingkungan. Meskipun kami menghadapi tantangan global yang signifikan, kami percaya bahwa komitmen kami terhadap keberlanjutan dan inovasi akan membawa kami menuju hasil yang lebih baik di akhir tahun 2025," ungkap Hadian Pramudita.

"WEGE terus berkomitmen pada pengembangan proyek perumahan yang berkelanjutan, dengan produk NETRO yang memenuhi permintaan pasar akan hunian yang ramah lingkungan, efisien, dan hemat energi. Dengan pendekatan yang berfokus pada keberlanjutan, perusahaan optimis bahwa NETRO akan menjadi solusi masa depan yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan," jelas perseroan.

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya