Liputan6.com, Jakarta - Pangeran William dilaporkan berencana untuk mencabut gelar HRH atau Yang Mulia dari Meghan Markle dan Pangeran Harry setelah ia naik takhta menggantikan Raja Charles III. Kabar ini terendus dari laporan terbaru dari Daily Beast.
Mengutip dari laman news.com.au, Rabu, 30 April 2025, laporan muncul setelah Meghan dilaporkan menggunakan gelar tersebut dalam promosi merek pribadi dan produk gaya hidupnya, As Ever. Seorang informan kerajaan menyebut bahwa Pangeran William merasa Meghan dan Harry telah mengkhianati nilai-nilai keluarga kerajaan.
Advertisement
Pasangan itu dianggap memanfaatkan status kerajaan mereka untuk kepentingan pribadi. Terlebih, penggunaan gelar HRH dalam kapasitas komersial dianggap melanggar perjanjian yang sebelumnya disepakati dengan mendiang Ratu Elizabeth II.
Dalam sebuah wawancara podcast, Markle memberikan keranjang hadiah berisi saus stroberi buatan sendiri kepada pembawa acara Jamie Kern Lima, yang ditandai dengan gelar HRH. Tindakan ini memicu reaksi dari kalangan kerajaan yang menilai bahwa Markle mengeksploitasi kelemahan Raja Charles.
Sumber terdekat Meghan Markle membantah tuduhan pelanggaran, menyatakan bahwa keranjang tersebut adalah hadiah pribadi dan bukan untuk tujuan komersial. Meski demikian, mantan pejabat istana menolak pembelaan ini, menyebutnya sebagai omong kosong.
Ia menegaskan bahwa perjanjian keluarnya pasangan Sussex dari tugas kerajaan, jelas melarang penggunaan gelar HRH dalam kapasitas apapun. Pernyataan resmi dari istana tentang mundurnya pasangan Sussex dari kehidupan kerajaan menyatakan bahwa mereka tidak akan menggunakan gelar HRH mereka karena tidak lagi menjadi anggota keluarga kerajaan yang bekerja.
Pasangan Sussex Fokus pada Proyek
Meski demikian, mereka tetap mempertahankan gelar tersebut secara pribadi. Ketegangan ini semakin menyoroti perbedaan pendekatan antara Raja Charles dan Pangeran William dalam menangani isu-isu terkait Harry dan Meghan. Sumber dekat Pangeran William menegaskan bahwa ketika ia menjadi raja, gelar-gelar tersebut akan dicabut sebagai langkah untuk menegakkan aturan dan nilai-nilai kerajaan.
Sejak meninggalkan peran mereka sebagai bangsawan senior pada 2020, Harry dan Meghan telah menetap di California Selatan bersama anak-anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet. Mereka telah membangun kehidupan baru di Montecito, dengan Meghan meluncurkan serial Netflix-nya "With Love, Meghan" dan merek gaya hidupnya, As Ever.
Meskipun menuai kritik, serial Netflix tersebut telah tayang untuk musim kedua, menunjukkan popularitas dan pengaruh Meghan di industri hiburan. Produk-produk dari merek As Ever, seperti selai raspberry dan teh jahe lemon, telah terjual habis, menandakan kesuksesan komersialnya.
Ketidakpastian tentang gelar HRH mereka mungkin mempengaruhi masa depan pasangan Sussex, tetapi mereka tampaknya tetap fokus pada proyek-proyek pribadi dan kehidupan baru mereka di Amerika Serikat. Bagaimana keputusan Pangeran William di masa depan dapat mempengaruhi mereka masih harus dilihat.
Meghan Markle Tepis Isu Perceraian
Sebelumnya, Meghan Markle pada sebuah tayangan podcast sempat ditanya soal isu keretakan rumah tangganya dengan Pangeran Harry. Hal tersebut terungkap dalam sebuah podcast yang dipandu oleh Jamie Kern Lima pada Senin, 28 April 2025.
Mengutip dari Page Six, Selasa, 29 April 2025, Duchess of Sussex dengan penuh semangat menjawab pertanyaan tentang masa depan pernikahannya, sambil menegaskan bahwa ia dan Harry akan bersama selamanya. "Apakah menurutmu kalian akan menikah selamanya?" tanya sang pembawa acara.
Meghan, tanpa ragu, menjawab, "Ya" Dalam kesempatan tersebut, ia juga tak segan untuk memuji Pangeran Harry." Dia juga rubah, jika kalian belum menyadarinya," ujar Markle sambil tersenyum. "Suamiku sangat, sangat tampan. Tapi hatinya bahkan lebih indah."
Jamie Kern Lima, pendiri As Ever, turut mengamati bagaimana mata Markle bersinar ketika berbicara tentang pernikahannya. Ia menggambarkan Pangeran Harry (40) sebagai pasangan yang hebat dan menanggapi pernyataan Harry yang baru-baru ini mengungkapkan dukungan penuhnya terhadap usaha Markle di bidang pekerjaan.
"Saya merasakannya setiap hari dari seberapa mendukungnya dia dulu dan sekarang," ujar Meghan.
Pengakuan Meghan
Ibu dua anak ini "menyadari betapa pentingnya memiliki pasangan yang mendukung dan tidak menganggap remeh hal tersebut. "Pria itu sangat mencintaiku, dan kau tahu, lihat apa yang telah kami bangun. Kami membangun kehidupan yang indah, dan kami memiliki dua anak yang sehat dan cantik," tambah Meghan, merujuk pada anak-anak mereka, Pangeran Archie (5) dan Putri Lilibet (3).
Meghan menggambarkan kisah cinta mereka dengan analogi yang diambil dari permainan video Super Mario Bros. "Apa tujuan di Super Mario? Mereka seperti, 'Bunuh naga, selamatkan putri!" ujarnya sambil tertawa.
"Seperti, itu suamiku. Dia ada di luar sana ... dia akan melakukan apa pun yang dia bisa untuk memastikan bahwa keluarga kami aman dan terlindungi dan bersemangat dan masih menyediakan waktu untuk kencan malam," sambungnya.
Bintang "With Love, Meghan" ini mengakui bahwa cinta yang ia rasakan untuk Harry semakin mendalam dari waktu ke waktu. "Anda harus membayangkan, pada awalnya, semuanya seperti kupu-kupu. Dan kemudian kami langsung masuk ke dalam parit bersama, tepat setelah berpacaran selama enam bulan," katanya, menggambarkan tantangan yang mereka hadapi di bawah sorotan media sejak hubungan mereka terungkap pada 2017.