Liputan6.com, Jakarta - Seorang wanita ditemukan tewas mengenaskan di sebuah kamar kontrakan di kawasan Cibuntu, Cibitung, Bekasi, pada Minggu, 27 April 2024 sore. Diduga, wanita berinisial WD menjadi korban pembunuhan. Polisi pun turun tangan memburu pelaku.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim mengatakan, korban WD (22) ditemukan tewas di atas kasur, dengan luka di beberapa luka di tubuhnya.
Advertisement
Terkait kejadian ini, polisi telah memeriksa tiga orang telah diperiksa sebagai saksi. Menurut keterangan mereka, korban datang ke kontrakan pada Sabtu malam (26/4) sekitar pukul 20.30 WIB bersama seorang pria dengan mengendarai sepeda motor matic.
"Kemudian bertemu dengan saksi DN lalu laki-laki tersebut membayar sewa kamar sebesar Rp. 135.000,- kepada saksi DN," kata Abdul Rahim kepada wartawan, Selasa (29/4/2025).
Abdul Rahim mengatakan, si pria sempat terlihat keluar-masuk kamar beberapa kali. Demikian juga dengan korban. Kepada DN, korban juga sempat izin mau beli makan.
"Sekitar jam 01.11 korban menghubungi saksi DN untuk menanyakan cek out kamar, kemudian saksi DN menjawab 'untuk cek out sekitar jam 04:30', kata Abdul Rahim.
Tubuh Korban Terbujur Kaku
Sejak itu, tak ada tanda-tanda kehidupan dari dalam kamar. Hingga esok sore pukul 15.00 WIB, saksi DN membuka kamar dan menemukan tubuh korban terbujur kaku.
"Pada Hari Minggu 27 April 2025 sekira jam 15.00 WIB saksi DN keluar kamar untuk membersihkan setiap kamar, kemudian saksi DN membuka kamar nomor 18 kemudian melihat kaki di atas kasur kemudian saya panggil 'mbak mbak' kemudian saksi DN memanggil saksi C untuk memastikan cek out jam berapa, kemudian saksi C masuk ke dalam kamar untuk mengecek korban, kemudian saksi C memanggil saksi DN untuk melapor kejadian tersebut ke Polsek terdekat," ujar dia.
Hasil Identifikasi Awal
Hasil identifikasi awal mengungkap adanya luka sayatan di beberapa tubuh korban, pun demikian di lokasi juga ditemukan sejumlah barang bukti, mulai dari jaket, selimut, hingga sebilah kater (cutter) yang diduga digunakan pelaku.
Sementara itu, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi. "Pelaku dalam penyelidikan," tandas dia.