Liputan6.com, Madrid - Pemadaman listrik besar-besaran melanda Spanyol dan Portugal pada Senin (28/4/2025). Hal ini mengakibatkan kereta api, bandara dan infrastruktur penting lainnya berhenti beroperasi dan menyebabkan gangguan di kedua negara.
Otoritas energi di negara tersebut mengatakan, pemadaman terjadi setelah terjadi gangguan pada jaringan listrik Eropa, dikutip dari laman New York Times, Senin (28/4).
Advertisement
Belum jelas apa yang menyebabkan pemadaman tersebut. António Leitão Amaro, menteri negara kepresidenan di Portugal, mengatakan di radio nasional bahwa tidak ada bukti serangan siber.
E-Redes, pemasok energi nasional Portugal, mengatakan "gangguan tersebut disebabkan oleh masalah pada jaringan listrik Eropa."
Otoritas listrik mengatakan, mereka bekerja cepat untuk memulihkan layanan saat masih siang.
"Tegangan telah pulih di gardu induk di beberapa wilayah di utara, selatan, dan barat semenanjung," kata perusahaan listrik nasional Spanyol, Red Eléctricia, pada X sekitar pukul 15:30 sore waktu setempat. Perwakilannya tidak menanggapi pertanyaan tentang cakupan pemadaman atau kemungkinan penyebabnya.
Pemadaman tersebut juga sempat memengaruhi Prancis. RTE, operator jaringan listrik Prancis, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa beberapa rumah tangga di wilayah Basque di negara itu sempat kehilangan listrik, tetapi "semua listrik telah pulih sejak saat itu."
"Karena pemadaman listrik, kami meminta Anda untuk sebisa mungkin menghindari berkendara menggunakan tranportasi umum," tulis otoritas lalu lintas Spanyol dalam sebuah posting di X.
"Pemadaman listrik menyebabkan lampu lalu lintas dan rambu jalan tidak berfungsi."
Institusi-institusi besar beralih ke mode manajemen krisis: Rumah sakit di Spanyol terpaksa menggunakan generator. Bank-bank dan sekolah-sekolah di Portugal tutup. Pertandingan untuk turnamen tenis Madrid Open ditangguhkan, kata ATP Tour.