Tabel Angsuran Terbaru KUR BCA, Cek di Sini

Dengan suku bunga kompetitif dan proses pengajuan yang disederhanakan, program KUR BCA 2025 menjadi peluang besar bagi UMKM untuk memperoleh tambahan modal usaha.

oleh Ilyas Istianur PradityaDiterbitkan 28 April 2025, 19:57 WIB
Pegawai PT Bank Central Asia Tbk . (Dok BCA)

Liputan6.com, Jakarta Bank Central Asia (BCA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menghadirkan program Kredit Usaha Rakyat atau KUR BCA 2025.

Program ini dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis mereka melalui akses pembiayaan yang lebih terjangkau.

Dikutip dari laman resmi BCA, Senin (28/4/2025), dalam KUR BCA 2025, tersedia dua jenis pinjaman yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan usaha, yakni KUR Mikro dan KUR Kecil.

  • Untuk KUR Mikro, BCA menawarkan plafon pinjaman mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta
  • KUR Kecil, plafon pinjaman yang diberikan berkisar antara Rp100 juta hingga Rp500 juta.

Melalui skema ini, BCA berharap dapat menjangkau lebih banyak UMKM di seluruh Indonesia, memperkuat daya saing usaha kecil, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan suku bunga kompetitif dan proses pengajuan yang disederhanakan, program KUR BCA 2025 menjadi peluang besar bagi UMKM untuk memperoleh tambahan modal usaha.

Informasi resmi mengenai program KUR BCA ini dapat diakses melalui laman resmi Bank BCA.

Syarat dan Ketentuan Pengajuan KUR BCA 2025

Bagi pelaku usaha yang berminat untuk mengajukan KUR BCA 2025, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Pertama, pemohon harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon debitur memiliki kedewasaan hukum dalam melakukan perjanjian kredit.

Selain itu, pemohon wajib memiliki usaha yang aktif minimal selama enam bulan. Bukti usaha tersebut dapat diperkuat dengan dokumen seperti Surat Keterangan Usaha (SKU) yang diterbitkan oleh kelurahan atau instansi terkait, atau Nomor Induk Berusaha (NIB) yang terdaftar resmi.

Dokumen administrasi lain yang harus dilengkapi antara lain fotokopi E-KTP dan Kartu Keluarga (KK). Bagi pemohon yang sudah menikah, diwajibkan juga menyertakan fotokopi Akta Nikah untuk keperluan verifikasi data.

Syarat penting lainnya, calon penerima KUR tidak sedang menerima fasilitas kredit produktif dari bank lain, kecuali untuk jenis kredit konsumtif seperti Kartu Kredit, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Ketentuan ini diberlakukan untuk memastikan penggunaan KUR benar-benar ditujukan untuk pengembangan usaha.

Dengan persyaratan yang relatif mudah dan plafon pinjaman yang fleksibel, BCA berharap program KUR 2025 ini dapat menjadi solusi nyata bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas bisnis mereka dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Tabel Angsuran KUR BCA 2025

Plafon Rp10.000.000

  • Angsuran 12 bulan: Rp860.640
  • Angsuran 24 bulan: Rp443.170
  • Angsuran 36 bulan: Rp304.180
  • Angsuran 48 bulan: Rp234.740
  • Angsuran 60 bulan: Rp193.070

Plafon Rp20.000.000

  • Angsuran 12 bulan: Rp1.721.280
  • Angsuran 24 bulan: Rp886.340
  • Angsuran 36 bulan: Rp608.360
  • Angsuran 48 bulan: Rp469.480
  • Angsuran 60 bulan: Rp386.140

Plafon Rp30.000.000

  • Angsuran 12 bulan: Rp2.581.900
  • Angsuran 24 bulan: Rp1.329.500
  • Angsuran 36 bulan: Rp912.540
  • Angsuran 48 bulan: Rp704.220
  • Angsuran 60 bulan: Rp579.200

Plafon Rp50.000.000

  • Angsuran 12 bulan: Rp4.303.170
  • Angsuran 24 bulan: Rp2.215.840
  • Angsuran 36 bulan: Rp1.520.890
  • Angsuran 48 bulan: Rp1.173.670
  • Angsuran 60 bulan: Rp965.340

Plafon Rp100.000.000

  • Angsuran 12 bulan: Rp8.606.400
  • Angsuran 24 bulan: Rp4.431.700
  • Angsuran 36 bulan: Rp3.041.800
  • Angsuran 48 bulan: Rp2.347.400
  • Angsuran 60 bulan: Rp1.930.700

Plafon Rp150.000.000

  • Angsuran 12 bulan: Rp12.909.500
  • Angsuran 24 bulan: Rp6.647.500
  • Angsuran 36 bulan: Rp4.562.700
  • Angsuran 48 bulan: Rp3.521.000
  • Angsuran 60 bulan: Rp2.896.000

Plafon Rp200.000.000

  • Angsuran 12 bulan: Rp17.212.700
  • Angsuran 24 bulan: Rp8.863.400
  • Angsuran 36 bulan: Rp6.083.600
  • Angsuran 48 bulan: Rp4.694.700
  • Angsuran 60 bulan: Rp3.861.400

Plafon Rp250.000.000

  • Angsuran 12 bulan: Rp21.515.900
  • Angsuran 24 bulan: Rp11.079.200
  • Angsuran 36 bulan: Rp7.604.500
  • Angsuran 48 bulan: Rp5.868.400
  • Angsuran 60 bulan: Rp4.826.700

Plafon Rp300.000.000

  • Angsuran 12 bulan: Rp25.819.000
  • Angsuran 24 bulan: Rp13.295.000
  • Angsuran 36 bulan: Rp9.125.400
  • Angsuran 48 bulan: Rp7.042.000
  • Angsuran 60 bulan: Rp5.792.000

Plafon Rp400.000.000

  • Angsuran 12 bulan: Rp34.425.400
  • Angsuran 24 bulan: Rp17.726.700
  • Angsuran 36 bulan: Rp12.167.200
  • Angsuran 48 bulan: Rp9.389.400
  • Angsuran 60 bulan: Rp7.722.700

Plafon Rp500.000.000

  • Angsuran 12 bulan: Rp43.031.700
  • Angsuran 24 bulan: Rp22.158.400
  • Angsuran 36 bulan: Rp15.208.900
  • Angsuran 48 bulan: Rp11.736.700
  • Angsuran 60 bulan: Rp9.653.400

 

BCA Mampu Cetak Laba Rp 14,1 Triliun di Kuartal I 2025

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja, dalam konferensi pers kinerja BCA Kuartal I 2025, Rabu (23/5/2025). (Pipit/Liputan6.com) 

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengumumkan kinerja kuartal I 2025 yang berakhir pada 31 Maret 2025. Pada periode tersebut, laba BCA dan entitas anak tumbuh 9,8% mencapai Rp 14,1 triliun.

Bersamaan dengan itu, BCA dan entitas anak membukukan total kredit sebesar Rp 941 triliun, naik 12,6% secara tahunan (year-on-year/YoY). Pertumbuhan kredit ini ditopang oleh ekspansi pembiayaan di berbagai sektor serta pertumbuhan pendanaan berkelanjutan.

Pendanaan inti berupa giro dan tabungan (CASA) tumbuh 8,3% YoY, mencapai Rp 979 triliun atau sekitar 82% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK).

Menurut Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja, momentum Ramadan dan Idul Fitri tahun ini berdampak positif terhadap penyaluran kredit BCA hingga Maret 2025. Pelaksanaan BCA Expoversary 2025 turut menopang pertumbuhan kredit perusahaan. BCA berkomitmen untuk mendukung perekonomian nasional dengan mendorong penyaluran kredit ke berbagai sektor dan segmen secara prudent.

"Kami optimistis menatap pertumbuhan bisnis ke depan di tengah dinamika dan tantangan pasar. Pertumbuhan pembiayaan BCA ditopang oleh kredit korporasi yang naik 13,9% year-on-year menjadi Rp 443,4 triliun. Kredit komersial tumbuh 9,9% menjadi Rp 137,4 triliun," kata Jahja dalam konferensi pers kinerja BCA Kuartal I 2025, Rabu (23/5/2025).

Penyaluran kredit UKM tumbuh 12,9% menjadi Rp 124,5 triliun. Kredit konsumer naik 11,3% YoY menjadi Rp 225,7 triliun, didukung oleh pertumbuhan KPR BCA sebesar 10,5% menjadi Rp 135,3 triliun.

Kinerja Kredit

Kantor PT Bank Central Asia Tbk (BCA). saat ini transpormasi digital BCA melalui internet dan mobile banking, dan berbagai aplikasi, fitur, alat pembayaran nontunai.

Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) tumbuh 12,3% menjadi Rp 67,1 triliun. Outstanding pinjaman konsumer lainnya, yang sebagian besar berupa kartu kredit, meningkat 13,9% menjadi Rp 23,3 triliun. Penyaluran kredit ke sektor-sektor berkelanjutan tumbuh 19% YoY, menyentuh Rp 235,5 triliun.

"Ini mencerminkan komitmen BCA terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)," kata Jahja. Nilai tersebut mencakup sekitar 25% dari total portofolio pembiayaan. BCA juga menyediakan promo suku bunga spesial bagi debitur SME untuk kegiatan usaha berwawasan lingkungan dan sektor pendidikan.

Total DPK BCA naik 6,5% YoY menjadi Rp1.193 triliun. Dana CASA menjadi kontributor utama pendanaan BCA, seiring meningkatnya volume transaksi. Frekuensi transaksi secara keseluruhan tumbuh 19% YoY menjadi 9,9 miliar transaksi. Frekuensi transaksi melalui mobile dan internet banking BCA mencapai 8,8 miliar, naik 22,2% YoY.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya