Firasat Anak Bimbim Slank soal Kepergian Bunda Iffet, Berkaitan dengan Mimpi

Intip kehidupan anak-anak Bimbim Slank, Mezzaluna, Tallulah, dan Maomettano, yang mewarisi bakat musik sang ayah dan memiliki nama-nama unik dengan makna mendalam.

oleh Zulfa Ayu SundariDiterbitkan 28 April 2025, 14:30 WIB
Personel band Slank, Bimo Setiawan Almachzumi atau yang akrab disapa Bimbim (kanan) usai prosesi pemakaman Iffet Veceha atau Bunda Iffet di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak Jakarta, Minggu (27/4/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

 

Liputan6.com, Jakarta Bimbim Slank membagikan kisah tentang wasiat mendiang ibunya, Bunda Iffet, terkait prosesi pemakaman. Wasiat tersebut telah disampaikan jauh sebelum Bunda Iffet meninggal dunia,

Wasiatnya berkaitan erat dengan tempat peristirahatan terakhirnya bersama sang suami. Hal itu diungkapkan Bimbim saat ditemui di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (27/4/2025).

“Wasiatnya dulu sebelum bapak meninggal minta ada tiga opsi pemakaman. Aku gak mau di sini, Jeruk Purut lah, Sukabumi. Tapi begitu bapak meninggal ya aku di situ lah, kan kita mau berdua. Makanya kita dikuburinnya bareng papa," ujar Bimbim, dikutip dari Kapanlagi.com.

Menurut Bimbim, keputusan akhirnya adalah memakamkan Bunda Iffet di tempat yang sama dengan sang suami. Ia menekankan bahwa pilihan tersebut sudah dipertimbangkan berdasarkan keinginan sang bunda yang ingin tetap bersama pasangan hidupnya, bahkan setelah meninggal dunia.

 

 

 

 


Firasat Anaknya

Mezzaluna, anak Bimbim Slank (ist)

Tak hanya itu, Bimbim juga menceritakan adanya firasat dari salah satu anaknya, Mezzaluna, sebelum kepergian sang nenek. Menurutnya, Mezzaluna sempat mengalami mimpi yang terasa seperti pertanda.

"Firasat kayaknya sih anakku malah Mezzaluna, dua minggu atau satu bulan sebelum meninggal dimimpiin bokap datang, dia minta ganti mau masuk ke kamarnya bunda. Jadi Mezzaluna bilang sampai pintu saja ya. 'Yah sampe pintu aja', gitu doang sih. Yang lain nggak sih," ungkap Bimbim.


Kondisi menurun

Diberitakan sebelumnya, menurut Bimbim, Bunda Iffet sudah mengalami penurunan kesehatan sejak beberapa hari sebelum wafat. Itu ditandai dengan frekuensi tidurnya yang lebih panjang daripada biasanya.

"Ya Bunda meninggal semalam jam 22.42 WIB. Setelah hari Senin pagi tiba, tidur nggak bangun-bangun. Biasanya jam 8-9 tuh udah naik kursi roda ke rumah sebelah berjemur, tapi ini nggak bangun-bangun," ujar Bimbim.


Riwayat Penyakit

Setelahnya, kondisinya justru kembali menurun. Bahkan sang ibu harus menjalani perawatan di ICU sebelum akhirnya minta kembali ke rumah.

Mengenai riwayat sakit, Bimbim mengatakan bahwa sang ibu tak memiliki riwayat penyakit berat. Hanya di saat-saat tertntu Bunda Iffet ada masalah dengan teni darah dan kadar gula dalam tubuh.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya