Teleskop Hubble Rilis 4 Gambar Luar Biasa untuk Peringati Ulang Tahunnya Ke-35

Ada sebuah tradisi unik untuk merayakan ulang tahun peluncuran teleskop Hubble, yakni dengan merilis gambar-gambar menakjubkan yang selalu ditunggu-tunggu publik dan komunitas ilmiah.

oleh Switzy SabandarDiterbitkan 29 April 2025, 03:00 WIB
Setelah 35 tahun lamanya, teleksop Hubble masih memberikan kejutan-kejutan kepada manusia.

Liputan6.com, Jakarta - Teleskop Luar Angkasa Hubble genap berusia 35 tahun. Sejak diluncurkan ke orbit bumi oleh pesawat ulang-alik Discovery pada 24 April 1990, Hubble menjadi pelopor dalam eksplorasi luar angkasa.

Selama lebih dari tiga dekade, teleskop ini telah merevolusi astronomi dengan mengungkapkan gambar-gambar spektakuler dari planet, bintang, galaksi, dan fenomena kosmik lainnya. Ada sebuah tradisi unik untuk merayakan ulang tahun peluncuran teleskop Hubble, yakni dengan merilis gambar-gambar menakjubkan yang selalu ditunggu-tunggu publik dan komunitas ilmiah.

Melansir laman Science Alert pada Senin (28/04/2025), teleskop legendaris ini menangkap empat gambar luar biasa untuk memperingati ulang tahunnya yang ke-35.

1. Gambar Mars dengan Dataran Tinggi Tharsis

Gambar pertama yang dirilis Hubble adalah penampakan Mars yang diambil antara 28 hingga 30 Desember 2024. Gambar Mars menunjukkan Dataran Tinggi Tharsis yang berwarna jingga terang.

Dataran tinggi ini merupakan wilayah vulkanik luas yang menjadi tempat bagi beberapa gunung berapi terbesar di tata surya, seperti Olympus Mons dan Ascraeus Mons. Selain itu, Hubble juga berhasil menangkap gambar tudung es kutub utara Mars, awan tipis dari es air, serta pola permukaan akibat badai debu planet merah tersebut.

2. Gambar Nebula Seperti Kupu-Kupu (NGC 2899)

Pada Januari 2025, Hubble berhasil menangkap gambar nebula planet NGC 2899, yang terletak di rasi bintang Vela. Nebula ini tampak menyerupai ngengat kosmik berwarna-warni, dengan dua lobus besar gas yang bersinar terang akibat ionisasi dari bintang panas di pusatnya.

Warna-warna biru, merah muda, dan ungu dalam gambar tersebut dihasilkan dari kombinasi emisi hidrogen, oksigen, dan unsur lainnya.

 

Gambar Nebula Rosette Tempat Kelahiran Bintang

3. Gambar Nebula Rosette Tempat Kelahiran Bintang

Hubble juga menangkap detail luar biasa dari sebagian kecil Nebula Rosette. Sebuah wilayah pembentukan bintang masif yang terletak sekitar 5.200 tahun cahaya dari bumi di rasi bintang Monoceros.

Di dalam nebula ini, angin kuat dan radiasi dari bintang-bintang muda membentuk rongga dan struktur padat di awan gas dan debu, yang akhirnya menjadi tempat lahirnya bintang-bintang baru. Gambar skala luas dari Nebula Rosette turut dirilis untuk memberikan konteks kosmik atas area penuh energi tersebut.

4. Gambar Galaksi Spiral yang Dinamis (NGC 5335)

Pada Maret 2025, Hubble mengarahkan pandangannya ke galaksi spiral NGC 5335. Teleskop Hubble menyoroti struktur bar (batang) yang membentang di tengah galaksi ini.

Struktur tersebut berfungsi sebagai "jalan raya" bagi gas menuju inti galaksi, mendukung pertumbuhan bintang baru. Di sepanjang tepi galaksi, terlihat pita-pita bintang muda berkilauan yang membentuk lengan spiral dinamis, memperlihatkan proses evolusi galaksi yang kompleks dan indah.

 

Tentang Teleskop Hubble

Teleskop Luar Angkasa Hubble (HST) telah berhasil mengabadikan serangkaian gambar yang memukau tentang alam semesta. Teleskop ini mengumpulkan puluhan terabyte data antariksa selama beberapa dekade.

Astronaut telah memperbaiki Hubble lima kali, dalam misi yang diluncurkan pada Desember 1993, Februari 1997, Desember 1999, Februari 2002, dan Mei 2009. Pada 2 Desember 1993, pesawat ulang-alik Endeavour membawa kru tujuh orang untuk memperbaiki Hubble selama lima hari spacewalk.

Dua kamera baru, termasuk Kamera Planet Luar Bidang Luas 2 (WFPC-2) dipasang selama perbaikan. Setelah perbaikan pertama ini, gambar-gambar baru pertama dari Hubble mencapai bumi.

Hubble berhasil menghasilkan gambar yang keren. Misi 1997 mengganti beberapa perangkat keras yang gagal atau rusak dan menginstal dua instrumen baru, Spektrograf Pencitraan Teleskop Ruang Angkasa (STIS) dan kamera inframerah dekat dan spektrometer multi-objek.

Instrumen baru ini, yang menggantikan GHRS dan FOS, memperpanjang visi Hubble ke dalam rentang panjang gelombang inframerah dekat. Kunjungan astronaut berikutnya awalnya sebagai perjalanan pemeliharaan yang relatif rutin lepas landas pada Juni 2000.

Karena cahaya membutuhkan waktu untuk melakukan perjalanan jarak jauh, Hubble berfungsi seperti mesin waktu. Cahaya yang dilihatnya dari objek-objek yang jauh mengungkapkan bagaimana objek-objek itu tampak saat cahaya meninggalkan mereka, bukan bagaimana mereka tampak hari ini.

(Tifani)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya