Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko menegaskan pentingnya peran riset dan inovasi dalam mendukung pengembangan industri strategis, termasuk sektor pertahanan dan antariksa.
Hal ini disampaikannya dalam Forum Bisnis Industri Pertahanan Strategis Berbasis Riset dan Inovasi yang diselenggarakan BRIN.
Advertisement
Dalam sambutannya, Handoko menekankan bahwa BRIN tidak hanya memfasilitasi penelitian fundamental, tetapi juga aktif menjalin kemitraan dengan industri, baik BUMN maupun swasta, serta mitra internasional.
"Industri strategis adalah sektor yang mahal dan kompleks. Oleh karena itu, kami tidak bisa bekerja sendiri. Kemitraan lintas sektor sangat penting untuk memperkuat ekosistem teknologi nasional," ujar Handoko dalam acara bertema "Towards Indonesia 2045: Advancing Strategic Defence Technology by Research and Innovation" yang diselenggarakan di Kawasan Puspiptek BRIN, Serpong, Senin (21/4/2025).
Sepanjang 2024, BRIN telah menjalin kerja sama dengan 81 institusi dalam dan luar negeri -- termasuk Rusia, Australia, China, Ekuador, Turki dan masih banyak lagi. Hal ini menunjukkan komitmen BRIN untuk terus memperluas jaringan kolaborasi demi mempercepat transfer teknologi dan penguatan kapasitas nasional.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah negara seperti India, Rusia dan China turut membuka booth yang menampilkan sejumlah alat dan kebutuhan militer yang dibutuhkan Indonesia.
"Kalau teknologi seperti ini memang kita tidak bisa bekerja sendiri, jadi kita harus bekerja sama dengan berbagai pihak lain," tutur Handoko.
"Kami misalnya dengan Turki saat ini sudah berjalan, juga dengan China. Tadi ada India juga yang menawarkan, sepertinya cukup menarik juga."
Dalam kesempatan yang sama, Handoko mengundang para mitranya untuk mengunjungi kompleks riset BRIN yang disebut sebagai salah satu fasilitas terbesar di Indonesia untuk riset dasar dan rekayasa teknik. Fasilitas ini terbuka untuk mahasiswa dan akademisi yang ingin menjajaki potensi riset lebih lanjut.
"Saya mengajak para rektor dan mahasiswa untuk melihat langsung fasilitas kami. Banyak potensi kolaborasi yang bisa dimanfaatkan bersama," tambahnya.
Buka Potensi Kerja Sama
XX