Asri Welas Bertransformasi Menjadi Bu Pur di Film Cocote Tonggo

Asri Welas berperan sebagai Bu Pur, sosok julid dalam film Cocote Tonggo, yang menyentuh sisi emosionalnya dan mengajarkan pelajaran berharga.

oleh Aditia SaputraDiterbitkan 16 April 2025, 19:00 WIB
Asri Welas saat peluncuran film Cocote Tonggo di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Liputan6.com, Jakarta Aktris senior Asri Welas kembali menghiasi layar lebar lewat peran unik dalam film komedi terbaru berjudul Cocote Tonggo, hasil kolaborasi Tobali Film dan Skak Studios. Dalam film yang akan tayang perdana di bioskop pada 15 Mei 2025 ini, Asri dipercaya memerankan karakter Bu Pur, sosok yang dikenal sangat julid dan suka membicarakan kehidupan orang lain. Saat ditemui dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Asri membagikan pengalamannya selama mendalami peran tersebut.

Asri mengaku peran sebagai Bu Pur merupakan salah satu karakter yang sebenarnya tidak ia sukai. “Saya sebagai Bu Pur. Bu Pur itu wah, pokoknya sangat ngomongin orang. Tapi aku jadi belajar, aku nggak mau jadi Bu Pur di kehidupan nyata,” ujar Asri kepada awak media. Lebih lanjut, aktris yang juga dikenal sebagai presenter ini mengatakan bahwa memerankan Bu Pur membuka mata dan hatinya untuk lebih memahami bahwa setiap orang memiliki latar belakang cerita yang belum tentu diketahui orang lain.

'Aku belajar bahwa semua masalah orang kita nggak tahu latar belakangnya apa,' tambahnya. Menariknya, saat membicarakan sosok Bu Pur, Asri hampir menitikkan air mata. Ia mengaku peran tersebut cukup menguras emosi karena mengingatkannya pada pengalaman pribadi saat menjadi sasaran komentar julid dari orang lain.


Film Cocote Tonggo dan Karakter Bu Pur

Asri Welas saat peluncuran film Cocote Tonggo di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Film Cocote Tonggo mengangkat kisah unik tentang pasangan suami istri penjual jamu kesuburan yang justru belum dikaruniai anak. Ironisnya, kondisi tersebut menjadi bahan gunjingan tetangga. Asri Welas berperan sebagai Bu Pur, seorang ibu-ibu yang hobi mencampuri urusan tetangga dan tak bisa menjaga ucapannya. Karakter ini sangat berbeda dengan kepribadian Asri yang lebih memilih untuk tidak terlibat dalam gosip.

Dalam film ini, Asri tidak hanya berperan sebagai sosok julid, tetapi juga berfungsi sebagai cerminan dari perilaku masyarakat yang seringkali tidak peka terhadap perasaan orang lain. “Aku juga jadi belajar, 'Oh iya, ternyata kita tuh nggak tahu masalah orang,' karena kita nggak ada di pihaknya orang itu bagaimana rasanya,” ungkapnya. Dengan latar belakang cerita yang kuat, film ini tidak hanya menawarkan hiburan tetapi juga pelajaran moral yang mendalam.

Lanjut Baca:

Film ini menggunakan 80 persen dialog dalam Bahasa Jawa Mataraman dan sisanya dalam Bahasa Indonesia, memberikan nuansa lokal yang kental. Deretan aktor dan aktris ternama seperti Dennis Adhiswara, Ayushita, Benidictus Siregar, dan Sundari Soekotjo turut meramaikan film ini, menjadikannya lebih menarik untuk ditonton.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya