Menilik Venue Pertandingan Australia vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Lebih Megah Ketimbang SUGBK?

Timnas Indonesia bakal dijamu Australia untuk melakoni laga lanjutan grup C putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Sydney Football Stadium pada Kamis (20/5/2025). Bagaimana sejarah dan kemegahan fasilitas di venue tersebut?

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 19 Maret 2025, 08:00 WIB
Sydney Football Stadium atau Allianz Stadium bakal jadi venue laga Australia vs Timnas Indonesia di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, 20 Maret 2025. (Bola.com/Infrastructure NSW)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia bakal bertamu ke markas Australia dalam laga lanjutan grup C putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Skuad Garuda dijadwalkan melakoni pertandingan di Sydney pada Kamis (20/3/2025) pukul 16.10 WIB dan diharapkan mampu mendulang poin demi menjaga asa tembus ke putaran final Piala Dunia 2026.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia saat ini cuma terpaut tipis dari Socceroos di klasemen sementara grup C FIFA World Cup Qualifiers.

Jay Idzes dan kawan-kawan tengah menghuni urutan 3 dengan perolehan 6 poin dari 6 pertandingan, atau hanya terpaut satu angka dari anak-anak asuh Tony Popovic di tempat kedua.

Duel pada akhir bulan ini pun bakal menandai momen penting yang menentukan kans kedua tim melaju otomatis ke turnamen sepak bola terakbar empat tahunan.

Hanya dua tim teratas yang bakal langsung mendapat tiket lolos dari Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jika finis sebagai peringkat 3 atau 4, peserta harus kembali berpartisipasi dan mencoba peruntungan melalui kualifikasi putaran keempat.


Sejarah Sydney Football Stadium

Sydney Football Stadium atau Allianz Stadium, venue laga Australia vs Timnas Indonesia di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, 20 Maret 2025. (Bola.com/Infrastructure NSW)

Menjamu Timnas Indonesia, Australia bakal menggelar pertandingan di Sydney Football Stadium yang juga dikenal dengan sebutan Allianz Stadium untuk alasan komersial.

Stadion tersebut dikenal sebagai salah satu venue nan megah di Australia, yang resmi dibuka pada 2022. Di atas lahan yang sama, negeri kanguru sejatinya sudah pernah memiliki stadion sejak 1988. Akan tetapi, bangunan itu dibongkar dan direnovasi besar-besaran agar lebih modern.

Pembongkaran stadion sebelumnya dimulai pada 8 Maret 2019. Upaya ini sempat ditentang oleh kelompok kepentingan lokal, dengan mereka berupaya memperlambat atau bahkan mencegah pembongkaran melalui tindakan hukum.


Stadion Direnovasi Besar-besaran

Sydney Football Stadium atau Allianz Stadium. (Bola.com/allianzstadium.com.au)

Namun, jeda tersebut tak berlangsung lama. Per 18 Desember 2019, stadion pertama sudah selesai dibongkar.

Pembangunan ulang lantas dimulai sekitar April 2020 dengan dikerjakan oleh raksasa kontruksi John Holland Group serta dirancang Cox Architecture. Pengerjaan tersebut membuka ruang bagi terciptanya sekitar 1.100 lahan pekerjaan di lokasi, utamanya saat puncak konstruksi, menurut situs Infrastructure NSW.

Lanjut Baca:

>Dilansir dari situs Stadium Database, Sydney Football Stadium akhirnya selesai dibangun dalam kurun waktu dua setengah tahun. Venue tersebut pun resmi dibuka untuk publik dan langsung kebagian jatah menjadi salah satu tuan rumah acara besar, Piala Dunia Wanita, setahun berselang

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya