Manchester United Menang Lagi, Bruno Fernandes Balas Cacian Legenda Setan Merah

Legenda Manchester United Roy Keane lontarkan kritikan kerasnya untuk Fernandes, dengan menyatakan bahwa pemain asal Portugal itu perlu memberikan kemampuan lebih di lapangan.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 17 Maret 2025, 09:00 WIB
Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, mencetak dua assist dan satu gol dalam laga pekan ke-29 Premier League 2024/2025 melawan Leicester City di King Power Stadium, Senin (17/3/2025) dini hari WIB. MU menang 3-0 dalam pertandignan ini. (Adrian Dennis / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Bruno Fernandes membungkam kiritk keras yang disampaikan legenda Manchester United Roy Keane setelah penampilan gemilangnya saat MU menang melawan Leicester City. Setan Merah menang telak 3-0 pada laga di pekan ke-29 Liga Inggris 2024/2025 di King Power Stadium, Senin (17/03/2025).

Bahkan, Fernandes menyumbang satu gol pada pertandingan tersebut. Dua gol kemenangan MU lainnya ke gawang Leicester dicetak Rasmus Hojlund dan Alejandro Garnacho.

Sebelumnya, Keane melontarkan kritikan terkerasnya untuk Fernandes, dengan menyatakan bahwa bakat saja tidak cukup dan pemain asal Portugal itu perlu memberikan kemampuan lebih di lapangan.

Sebenarnya setelah kemenangan 4-1 di Liga Europa atas Real Sociedad pada hari Kamis lalu, Fernandes memberikan tanggapan kepada Keane dan kini ia membalasnya untuk kedua kalinya. "Jelas saya tahu Anda berbicara tentang Roy Keane," kata Fernandes pada Sky Sports.

"Saya sudah mengatakannya sebelumnya, saya sangat menghormati Roy Keane – saya pikir dia adalah salah satu kapten terbaik yang pernah dimiliki klub, pemain yang luar biasa untuk klub, pada dasarnya memenangkan segalanya untuk klub ini," ujarnya.


Bruno Fernandes Selalu Mencoba Jadi Contoh

Jelang waktu turun minum atau pada menit ke-45+2, tendangan keras Bruno Fernandes berhasil merobek jala gawang Arsenal. Manchester United unggul 1-0. (Paul ELLIS/AFP)

"Itulah cara berpikirnya, itulah gagasan yang dia miliki tentang saya sebagai pemain, sebagai kapten, dan saya harus menghormatinya. Jelas saya melakukan hal-hal dengan cara saya sendiri untuk mencoba menjadi yang terbaik – bukan kapten, tetapi sebagai pribadi dan rekan setim – semampu saya."

“Saya melakukannya setiap hari, saya mencoba menjadi contoh dalam segala hal yang saya lakukan di sesi latihan, di lapangan, dalam segala hal yang saya lakukan, tetapi tidak semua orang akan menyukai [itu], tidak semua orang akan berpikir dengan cara yang sama, dan saya menghormati setiap pendapat semua orang.

Fernandes menambahkan, “Dan seperti yang saya katakan, saya sangat menghormati Roy Keane dan saya menerima bahwa ada banyak ruang untuk perbaikan dalam permainan saya, dalam kepemimpinan saya, dalam segala hal yang saya lakukan – bahkan dalam kehidupan saya sendiri.”


Penguasaan Bola MU Jauh Lebih Baik

Penyerang Manchester United asal Belanda Joshua Zirkzee (kanan) berlari menjauh dari bek Leicester City asal Belgia Wout Faes (tengah) selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Leicester City dan Manchester United di Stadion King Power di Leicester, Inggris bagian tengah pada 16 Maret 2025.Adrian Dennis / AFP

Mengenai kemenangan atas Leicester itu, pemain berusia 30 tahun itu jelas memberikan komentar positif. “Jelas sangat senang, sangat penting untuk menyelesaikan pekerjaan hari ini. Kami tahu Leicester sedang berjuang untuk hidup mereka, kami harus berada di level terbaik kami,” katanya.

Lanjut Baca:

“Babak pertama kami melakukan banyak kesalahan dalam transisi, kami kehilangan terlalu banyak bola. Babak kedua kami jauh lebih baik dalam menguasai bola. Anda dapat melihat beberapa kemajuan. Kemajuan ini harus terus berlanjut.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya