40% Saham Panin Life Indonesia Jatuh ke Tangan Perusahaan Jepang

Perusahaan asuransi asal Jepang, Dai-ichi sepakat membeli 40% saham perusahaan asuransi Panin Life Indonesia senilai 30 miliar yen atau setara Rp 2,89 triliun.

oleh Siska Amelie F DeilDiterbitkan 25 Mei 2013, 11:14 WIB
Perusahaan asuransi asal Jepang, Dai-ichi membeli 40% saham perusahaan asuransi Panin Life Indonesia. Harga penjualan mencapai 30 miliar yen atau setara Rp 2,89 triliun.

Ini langkah terbaru yang diambil Jepang menyusul serangkaian penawaran yang diajukan sebelumnya. Dai-ichi Life sendiri merupakan perusahaan asuransi jiwa terbesar keempat di Jepang yang terus meningkatkan pengembangan bisnisnya di wilayah yang dinilai berkembang pesat.

Pembahasan pembelian dengan pemilik PT Panin Financial soal pembelian saham minoritas unit asuransi jiwanya sudah lama dilakukan Dai-Ichi Life, mengutip laman Economictimes, Sabtu (25/5/2013).

"Tapi kepastian pengajuan proposal pembelian memakan waktu berhari-hari, karena kedua belah pihak masih sibuk membahas rincian kesepakatan dan persoalan terkait lainnya," ungkap seorang sumber yang tak mau disebut namanya.

Setelah pembahasan yang cukup alot tersebut, Panin Life akhirnya menerima penawaran tersebut dan sepakat menjual sahamnya.

Bagi Dai-Ichi Life, tekanan untuk menembus pasar-pasar baru dirasa sangat berat. Perusahaan ini juga sempat gagal mengantongi aset perusahaan asuransi ING Groep NV Singapura di ASEAN tahun lalu. Penawarannya mendapat penolakan saat itu.

Da-ichi juga termasuk satu diantara perusahaan-perusahaan yang mendapat tawaran untuk menguasai sebagian saham di unit asuransi jiwa Malaysia AMMB Holdings.

Sampai saat ini, jura bicara Dai-ichi Life masih enggan berkomentar soal pembelian saham unit asuransi jiwa Indonesia ini. (Nur)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya