Liputan6.com, Jakarta Sinetron Luka Cinta tengah menjadi salah satu serial televisi Indonesia yang sedang hangat dibicarakan. Diproduksi oleh SinemArt, sinetron ini tayang perdana pada 2 September 2024 di SCTV dan masih mengudara hingga sekarang.
Luka Cinta dibintangi oleh Dinda Kirana, Billy Davidson, Jerome Kurnia, dan Anjani Dina. Mengusung tema melodrama, sinetron ini mengisahkan tentang perjalanan cinta seorang wanita bernama Salma yang terjebak dalam trauma masa lalu.
Advertisement
Dalam Luka Cinta, penonton diajak menyelami perjalanan emosional Salma yang berjuang melawan bayang-bayang masa lalu. Setiap episode menampilkan bagaimana trauma KDRT mempengaruhi kehidupan sehari-harinya.
Salma berusaha keras untuk tidak terjebak dalam rasa takut dan ketidakpastian saat berhadapan dengan cinta. Dia harus belajar untuk mempercayai orang lain dan menerima cinta yang datang padanya.
Konflik Batin dalam Perjalanan Emosional Salma
Konflik batin Salma menjadi fokus utama cerita Luka Cinta. Dinda Kirana yang memerankan Salma, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam aktingnya adalah memisahkan emosi yang berbeda dalam setiap adegan.
"Kalau dibilang tersulit, aku enggak bisa jawab... Tapi itu salah satu yang tersulit juga sejujurnya. Karena di adegan menangis, aku harus mengkategorikan, 'Oke aku nangis sama mama, kenapa? Nangisnya pastinya akan berbeda,'" ungkapnya dalam rekaman wawancara virtual bersama para pewarta yang diterima tim Showbiz Liputan6.com.
"Aku nangisnya karena William. Karena tangis sayang? Nangis apa? Apalagi kalau di-layer dengan trauma-trauma itu. Ya, itu termasuk kategori sulit, sih," sambungnya, dikutip Sabtu (8/3/2025).
Karakter William dan Argo
Di sisi lain, karakter William yang diperankan oleh Billy Davidson juga memiliki latar belakang yang kelam. William ternyata juga mengalami trauma masa lalu akibat sikap ayahnya. Hal ini membuatnya sulit untuk membuka diri sepenuhnya kepada Salma. Billy Davidson menyatakan bahwa peran William adalah yang tersulit dalam karier aktingnya.
"Bukan salah satu, ini peran tersulit sih kalau boleh jujur. Sebelumnya template banget kan... Kaya, baik, memperjuangkan kebenaran, gitu-gitu doang. Tanpa masa lalu yang membuat trauma, sih. Kalau ini benar-benar whole new level aja, sih menurut aku," ungkapnya.