Vatikan: Kondisi kesehatan Paus Fransiskus Stabil tapi Kompleks

Paus Fransiskus sudah tiga minggu dirawat di rumah sakit di Roma, Italia.

oleh Khairisa FeridaDiperbarui 08 Maret 2025, 08:28 WIB
Dalam kunjungannya itu, Paus dijadwalkan menghadiri sejumlah acara, mulai pertemuan dengan Presiden Jokowi, kunjungan ke Masjid Istiqlal, kegiatan di Katedral Jakarta, hingga misa di Stadion GBK. (Gregorio Borgia / POOL / AFP)

Liputan6.com, Roma - Vatikan mengumumkan pada Jumat (7/3/2025) bahwa kondisi Paus Fransiskus tetap stabil meskipun kompleks. Pengumuman ini disampaikan saat pemimpin umat Katolik sedunia itu telah menjalani perawatan di rumah sakit selama tiga minggu.

Paus asal Argentina itu telah mengalami beberapa krisis pernapasan sejak dirawat pada 14 Februari di Rumah Sakit Gemelli di Roma, Italia, dan yang terbaru pada Senin (3/3). Awalnya Paus Fransiskus didiagnosis menderita bronkitis, namun kemudian berkembang menjadi pneumonia ganda.

Bapa Suci saat ini bergantian menggunakan masker oksigen pada malam hari dan kanula, selang plastik yang dimasukkan ke lubang hidung, untuk memberikan oksigen aliran tinggi pada siang hari.

Dalam upaya menuju rehabilitasi, dia telah menjalani terapi pernapasan untuk meningkatkan fungsi paru-parunya sejak setidaknya 26 Februari.

Fransiskus juga menerima terapi fisik untuk mencoba mengatasi efek dari masa rawat inap terpanjangnya sejak menjadi paus 12 tahun lalu. Demikian seperti dikutip dari Deutsche Welle, Sabtu (8/3).

Vatikan menyebutkan bahwa Paus Fransiskus telah menghabiskan waktu lama di kursi, namun tidak jelas apakah dia bisa berjalan atau berdiri tanpa bantuan.

 

Transparansi

Paus Fransiskus mengakhiri lawatannya di Indonesia pada Jumat 6 September 2024. (Tatan Syuflana/POOL/AFP)

Demi transparansi yang lebih besar, Vatikan telah memublikasikan pembaruan tentang bagaimana Paus Fransiskus tidur setiap pagi, diikuti dengan buletin medis yang lebih rinci setiap malam.

Namun, pada Kamis (6/3), mengingat stabilitas kondisi klinisnya, mereka mengatakan tidak akan ada buletin medis pada Jumat malam dan yang berikutnya akan dirilis pada Sabtu.

Pada Jumat pagi, Vatikan memberikan pembaruan singkat seperti biasa, dengan mengatakan Paus Fransiskus melewati malam dengan tenang dan bangun tidak lama setelah pukul 08.00.

Kesehatan Paus Fransiskus kerap memicu spekulasi, terutama di antara para kritikusnya, tentang apakah dia akan mengundurkan diri seperti pendahulunya, Benediktus XVI.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya