Vidio Bakal Siarkan Eksklusif Drama Persaingan F1 2025: Diwarnai Era Baru Ferrari, Ambisi McLaren, hingga Dominasi Verstappen

Vidio bakal menyiarkan secara lengkap dan eksklusif rangkaian Formula 1 alias F1 musim 2025. Ajang ini dipastikan bakal makin seru dengan sengitnya persaingan serta level drama yang tersaji.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiperbarui 07 Maret 2025, 15:30 WIB
Vidio bakal menyiarkan secara eksklusif dan lengkap gelaran F1 musim 2025. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Vidio dengan bangga mengumumkan bakal menyiarkan rangkaian balapan Formula 1 musim 2025 secara lengkap dan eksklusif mulai dari Grand Prix (GP) Australia pada 14 Maret 2025.

Berbeda dengan musim lalu yang baru tayang di tengah musim, tahun ini para penggemar F1 dapat menikmati setiap momen dari awal hingga akhir musim hanya di platform OTT Vidio.

Musim 2025 diprediksi akan menjadi salah satu musim paling menarik dalam sejarah Formula 1. Hal itu lantaran banyak momen menarik yang terjadi dari awal musim ini, seperti Lewis Hamilton yang resmi bergabung dengan Ferrari setelah 12 tahun bersama Mercedes, hingga Carlos Sainz yang akan memulai babak baru dalam kariernya bersama Williams sebagai bentuk upaya penebusan bagi pembalap asal Spanyol tersebut.

Di sisi lain, ambisi besar McLaren di musim ini sudah tidak dapat dibendung lagi setelah absen meraih gelar juara selama 27 tahun sejak 1998.

Meskipun akan bersaing ketat dengan peraih gelar jawara selama empat musim, pembalap McLaren, Lando Norris tetap yakin bisa mengalahkan sang juara bertahan dari Red Bull, Max Verstappen.

Tidak hanya Oscar, ada Liam Lawson yang juga akan berusaha membuktikan dirinya bisa masuk ke jajaran pembalap elite dan diharapkan bisa mengikuti jejak Verstappen sebagai rekan sesama tim di Red Bull.


Suguhkan Persaingan Ketat Tim Papan Atas

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, merayakan kemenangannya di F1 GP Kanada yang digelar di Montreal, Minggu (9/6/2024) waktu setempat. (Christinne Muschi/The Canadian Press via AP)

Selain gebrakan para pemain secara personal, persaingan ketat antara tim-tim papan atas seperti Red Bull, McLaren, Mercedes, dan Ferrari dipastikan akan semakin memanas. Dengan perkembangan pesat dari McLaren, banyak yang bertanya-tanya apakah ini akan menjadi akhir dari dominasi Max Verstappen bersama Red Bull atau justru menjadi tantangan baru bagi sang juara bertahan.

Adapun 2025 akan menjadi musim yang panjang dengan total 24 balapan tersaji di 21 negara. Tidak ada lokasi baru dalam kalender tahun ini. Akan tetapi, beberapa balapan dikonfirmasi bakal mengalami perubahan jadwal dibandingkan musim lalu.

"Kembali dipercaya menjadi rumah bagi Formula 1 di Indonesia untuk musim 2025 merupakan sebuah pencapaian bagi Vidio. Melihat antusias para pencinta race lovers ketika Vidio mengadakan Nobar F1 pada musim lalu, Vidio percaya bahwa penggemar F1 di Indonesia bertumbuh dan menjadi semakin besar,” ujar Teguh Wicaksono selaku Chief Marketing of Vidio.

Lanjut Baca:

“Maka dari itu, Vidio terus mempertahankan komitmennya dalam memberikan pengalaman terbaik bagi para penggemar F1 dengan tayangan berkualitas, akses eksklusif, dan fleksibilitas menonton di mana saja. Kami percaya bahwa menghadirkan ajang balap paling prestisius ini di Vidio adalah langkah yang tepat untuk semakin mendekatkan olahraga ini ke masyarakat Indonesia,” tambahnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya