Rafachel Musisi Berkebutuhan Khusus Asal Banyuwangi Tembus Spotify: Musik Itu Bahasa Hati Saya

Rafachel, pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang menyandang sindrom Asperger, merilis single baru “Puding Tengah Malam.” Lagu ini disambut hangat.

oleh Wayan DianantoDiperbarui 03 Maret 2025, 20:54 WIB
Rafachel, pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang menyandang sindrom Asperger, merilis single baru “Puding Tengah Malam.” Lagu ini disambut hangat. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Rafachel)

Liputan6.com, Jakarta Satu lagi musisi Indonesia yang menyita perhatian publik lewat karyanya. Rafachel, pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang menyandang sindrom Asperger, melahirkan lagu baru “Puding Tengah Malam.”

“Puding Tengah Malam” kini tersedia di berbagai platform musik digital dari Spotify, Apple Music, iTunes, hingga YouTube Music. Memulai karier sebagai pelaku usaha, Rafachel kini menajamkan bakat menulis lagu.

Melalui musik, Rafachel mengekspresikan perasaan dan menuang pengalaman pribadi. Sebelum memperkenalkan “Puding Tengah Malam,” ia merekam single “Berat Jauh Darimu” dan “Malam Bintang.”

“Musik itu bahasa hati saya. Dengan ‘Puding Tengah Malam,’ saya ingin menyampaikan pesan tentang keberanian mencintai diri sendiri dan terus melangkah meski banyak rintangan,” Rafachel menjelaskan.

 


Warna Baru di Dunia Musik

Rafachel, pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang menyandang sindrom Asperger, merilis single baru “Puding Tengah Malam.” Lagu ini disambut hangat. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Rafachel)

Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Senin (3/3/2025), Rafachel berharap platform musik digital membuat lagu-lagnya menjangkau lebih banyak pendengar dan menginspirasi mereka.

Di medsos, banyak penggemar mengapresiasi perjalanan musiknya. “Karya-karyanya menghadirkan warna baru di dunia musik Indonesia,” ujar salah satu netizen di kolom komentar akun Instagram Rafachel.

 


Musik dan Inspirasi

Rafachel, pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang menyandang sindrom Asperger, merilis single baru “Puding Tengah Malam.” Lagu ini disambut hangat. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Rafachel)

Lewat “Berat Jauh Darimu,” “Malam Bintang,” dan kini “Puding Tengah Malam,” Rafachel membuktikan, sindrom Asperger bukan halangan untuk mengembangkan bakat sekaligus melahirkan karya.

“Saya harap musik saya dapat menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda, agar tidak ragu mengejar impian,” ungkap Rafachel seraya meyakini tiap orang punya kesempatan yang sama meraih masa depan gemilang.

 


Diceritakan Lewat Musik

Rafachel, pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang menyandang sindrom Asperger, merilis single baru “Puding Tengah Malam.” Lagu ini disambut hangat. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Rafachel)

Terkait musik sebagai salah satu cara berekspresi, Rafachel menyatakan setiap orang pasti punya kisah dan kegelisahan. Keduanya bisa dilampiaskan dengan cara positif yakni lewat karya.

“Saya percaya tiap individu punya kisah unik yang bisa diceritakan lewat musik. Karenanya, mari bersama-sama mengukir kisah yang penuh makna lewat karya seni,” Rafachel mengajak.

Infografis: 14 Layanan Publik Komersial Yang Wajib Bayar Royalti Lagu (Liputan6.com / Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya