6 Rekor di Oscar 2025: Sean Baker Raih 4 Piala dalam 1 Malam, Zoe Saldana Ukir Sejarah untuk Dominika

Piala Oscar 2025 mencapai puncaknya di Los Angeles, AS, Minggu (2/3/2025). Lewat Anora, Sean Baker memborong 4 Piala Oscar dalam satu malam saja.

oleh Wayan DianantoDiperbarui 04 Maret 2025, 20:09 WIB
Piala Oscar 2025 mencapai puncaknya di Los Angeles, AS, Minggu (2/3/2025). Lewat Anora, Sean Baker memborong 4 Piala Oscar dalam satu malam saja. (Foto: Dok. X terverifikasi @FilmUpdates)

Liputan6.com, Jakarta Reli panjang Academy Awards ke-97 atau Piala Oscar 2025 mencapai puncaknya di The Dolby Theatre, Los Angeles, AS, Minggu (2/3/2025) malam waktu setempat. Sean Baker jadi nama yang paling dibicarakan.

Bertindak sebagai editor, penulis naskah, sutradrada sekaligus produser film Anora, Sean Baker meraih 4 Piala Oscar. Ia jadi orang pertama yang sukses membawa pulang 4 Piala Oscar dalam satu malam saja.

Aktris Zoe Saldana menang Piala Oscar tahun ini sebenarnya bukan kejutan besar. Mengingat, sebelumnya ia menyapu piala Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Goldn Globe, BAFTA, SAG, dan Critics Choice Awards lewat Emilia Perez.

Namun, sejarah mencatat Zoe Saldana sebagai aktris AS keturunan Dominika pertama yang meraih Piala Oscar. Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkai 6 rekor yang pecah di malam puncak Oscar 2025. Simak, yuk?

 


1. Zoe Saldana

Zoe Saldana. (Foto: Patrick T. Fallon / AFP)

“Ibu, ibu, ibu!” teriak Zoe Saldana di atas panggung sembari menggenggam Piala Oscar yang diserahkan pemenang tahun lalu, Da'Vine Joy Randolph. Air matanya tumpah saat berterima kasih kepada keluarga, pemain dan kru film Emilia Perez. Namun gongnya ada di ujung pidato.

“Saya anak yang bangga dari orang tua imigran dengan impian, martabat, dan tangan pekerja keras,” katanya. “Dan saya orang Amerika pertama asli Dominika yang menerima Academy Award. Saya tahu saya tidak akan menjadi yang terakhir,” Zoe Saldana mengakhiri. Salut!

 


2. Flow

Para pencinta kucing dan film animasi di Indonesia bersiaplah. Flow, karya sineas Gints Zilbalodis yang dihujani pujian kritikus telah mendarat di Indonesia. (Foto: Dok. Dream Well Studio/ IMDb)

Kita sepakat The Wild Robot menghangatkan sekaligus meremas hati. Namun, kita patut legawa Flow, menang Piala Oscar Film Animasi Terbaik. Time mencatat ada sejumlah rekor pecah dengan kemenangan Flow. Ia film animasi independen pertama yang menang Oscar.

Flow juga membawa Piala Oscar pertama untuk Latvia. Tak terbayang betapa bangganya rakyat Latvia akhirnya mendapat pengakuan Academy Awards. Apalagi, Flow juga dinominasikan untuk Film Internasional Terbaik. Duh, Indonesia kapan, ya?

 


3. I’m Still Here

Poster film I'm Still Here. (Foto: Dok. Sony Pictures Releasing/ IMDb)

Kegagalan Fernanda Torres meraih gelar Pemeran Utama Wanita Terbaik setidaknya terobati dengan Piala Oscar pertama untuk Brasil di kategori Film Internasional Terbaik. Karya sineas Walter Salles ini menjadi film Brasil pertama yang menang Oscar.

Lanjut Baca:

Jalan Brasil menuju Oscar terbilang panjang. Sejak 1960, Brasil rajin mengirim utusan ke Oscar dan mendapat lima nominasi lewat Keeper of Promises (1962), O Quatrilho (1995), Four Days in September (1997), Central Station (1998) dan kini, I’m Still Here (2024).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya