5 Rekrutan Musim Dingin Terbapuk Barcelona Sepanjang Sejarah, Ada yang Dibeli Rp2 Triliun Lebih

Barcelona punya sejarah membeli beberapa pemain bapuk di bursa transfer Januari pada masa lampau. Meski menggelontorkan biaya besar, klub raksasa Catalan gagal mendapat kontribusi sesuai harapan.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 11 Februari 2025, 00:01 WIB
Philippe Coutinho jadi salah satu rekrutan Januari terbapuk Barcelona sepanjang sejarah. Padahal, sang pemain dibeli dengan harga fantastis mencapai 135 juta euro. (AFP/Lluis Gene)

Liputan6.com, Jakarta Barcelona sejauh ini masih dipandang sebagai salah satu klub terbesar di kancah sepak bola dunia.

Berbagai prestasi mampu mereka torehkan, termasuk 27 gelar LaLiga Spanyol hingga 5 gelar Liga Champions. Raihan tersebut tak lepas dari langkah pembelian berhasil yang mereka lakukan di bursa transfer.

Meski sedang dilanda kesulitan keuangan dalam beberapa tahun terakhir, Football Transfers mengeklaim Blaugrana dulunya bisa mengeluarkan biaya jor-joran demi mengangkut pemain yang mampu mendongkrak prestasi klub.

Sayangnya, tak semua bisnis transfer Barca berjalan sukses. Dari sederet penggawa berhasil, ada pula nama-nama yang gagal bersinar di klub raksasa Catalan setelah direkrut pada bursa transfer musim dingin. Salah satu pemain bahkan dibeli seharga lebih dari Rp2 triliun oleh Blaugrana.

Berikut ini Liputan6.com telah merangkum setidaknya 5 pemain yang jadi transfer Januari terburuk Barcelona sepanjang sejarah, sebagaimana dinukil dari Football Transfers.


1. Ronald de Boer (7,5 Juta Euro)

Ronald de Boer. Saudara kembar dari Frank de Boer yang berposisi sebagai sayap kanan ini sempat menjadi andalan Ajax Amsterdam, Twente dan Barcelona mulai musim 1987/1988 hingga 1999/2000. Setelah sempat membela Glasgow Rangers selama 4 musim pada 2000/2001 hingga 2003/2004, ia melanjutkan karier di Qatar Stars League bersama dua klub, Al Rayyan (2004/2005) dan Al Shamal (2005/2006 hingga 2007/2008). Bersama Al Rayyan ia total tampil dalam 23 laga dengan torehan 3 gol, sementara bersama Al Shamal ia tampil dalam 56 laga dengan torehan 8 gol, hingga memutuskan pensiun pada Maret 2008. (AFP/Karim Jaafar)

Setelah sukses mendatangkan Frank de Boer, perekrutan saudara kembarnya Ronald de Boer justru menjadi mimpi buruk buat Barcelona.

Didatangkan dari Ajax pada 1999 dengan mahar seharga 7,5 juta euro, sang pemain cuma mampu mencetak 3 gol dalam 55 penampilan di level senior bersama klub raksasa Catalan.

Barca cuma tahan menampung sang pemain dua tahun di Camp Nou. Setelahnya, Ronald de Boer kembali dijual ke Rangers seharga 5,5 juta euro pada Januari 2001.


2. Geovanni (20 Juta Euro)

Logo dan ilustrasi Barcelona. (AFP/Pau Barrena)

Geovanni masuk dalam jajaran pemain termahal yang direkrut Barcelona di bursa transfer Januari sepanjang sejarah. Dia didatangkan dari Cruzeiro pada 2002 dengan banderol 20 juta euro.

Sayangnya, investasi Blaugrana terhadap Geovanni tak berjalan sesuai harapan. Sang pemain cuma tampil 43 kali untuk tim utama Barca sebelum dipinjamkan ke Benfica pada Januari 2003.

Klub raksasa Portugal akhirnya merekrut dia dengan status bebas transfer enam bulan kemudian. Hal ini membuat Barca merugi sebab mereka tak mendapatkan apa pun usai membiarkan sang pemain pergi sebagai agen bebas.


3. Philippe Coutinho (235 Juta Euro)

Philippe Coutinho. Sayap kiri Brasil berusia 30 tahun ini baru saja dilepas permanen Barcelona ke Aston Villa pada bursa transfer musim panas 2022/2023 usai berstatus pinjaman selama setengah musim. Selain pernah dipinjamkan ke Aston Villa, ia juga sempat dipinjamkan ke Bayern Munchen selama 1 musim pada 2019/2020 akibat kesulitan beradaptasi usai didatangkan dari Liverpool pada tengah musim 2017/2018 dengan nilai transfer fantastis 135 juta euro. Bersama Barcelona, ia total tampil dalam 105 laga di semua ajang dengan torehan 24 gol dan 13 assist. (AFP/Lluis Gene)

Gagal mendapatkan Philippe Coutinho di bursa transfer musim panas 2017, Barcelona berhasil mewujudkan ambisi bersatu dengan sang pemain enam bulan setelahnya, yakni saat jendela Januari 2018.

Lanjut Baca:

Klub raksasa Catalan bahkan rela menggelontorkan dana 135 juta euro, atau setara dengan kurang lebih Rp2,2 triliun (jika dikonversikan dengan kurs saat ini) demi mengangkut Coutinho dari Liverpool. Dia diharapkan jadi pewaris jangka panjang Andres Iniesta di Camp Nou. Namun, kedatangannya tak berjalan sesuai harapan. Coutinho cuma mampu mencetak 25 gol dalam 106 pertandingan untuk Barca. Sang pemain akhirnya bergabung dengan Aston Villa lewat kesepakatan permanen senilai cuma 20 juta euro pada musim panas 2022, yang membuat Barcelona rugi bandar sebab banderolnya turun jauh dibanding biaya yang mereka keluarkan saat pertama kali merekrut Coutinho pada 2017.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya