16 RS Stop KJS, Ahok: Kami Sudah Tahu Ini Pasti Terjadi

Sebanyak 16 rumah sakit swasta menghentikan kerja sama dalam program KJS yang diselenggarakan Pemprov DKI.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Mei 2013, 16:30 WIB
Sebanyak 16 rumah sakit swasta menghentikan kerja sama dalam program Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang diselenggarakan Pemprov DKI. 'Kepergian' beberapa rumah sakit ini pun sudah diduga Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Sebenarnya kami sudah tahu ini pasti terjadi," kata Ahok di Balaikota, Jakarta, Minggu (19/5/2013).

Oleh karena itu, lanjut Ahok, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera melakukan pengkajian ulang program yang diperuntukkan bagi warga miskin ini. Evaluasi akan dilakukan menyeluruh, termasuk besar premi yang akan dibebankan untuk tiap orangnya.

"Kami Juni baru evaluasi," pungkas Ahok.

Ketua Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati mengatakan, 2 dari 16 rumah sakit swasta itu secara resmi sudah mundur dari KJS. Sedangkan 14 lainnya baru sekadar menyampaikan keinginannya untuk mengundurkan diri.

"Ada 2 yang sudah resmi mengundurkan diri drari KJS, 1 di Jakarta Timur, 1 di Jakarta Pusat. Itu sudah resmi. Sisanya 14 secara lisan saja," jelas Dien. (Ndy/*)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya