Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Ronny Franky Sompie (tengah) usai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (3/1/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Diketahui, penyidik KPK memeriksa Ronny F Sompie sebagai saksi kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI Terpilih periode 2019-2024 dengan tersangka Harun Masiku. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Selain itu, KPK juga memeriksa Ronny F Sompie terkait kasus dugaan perintangan pengusutan Harun Masiku dengan tersangka Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Ronny F Sompie diperiksa dalam peyidikan tiga orang tersangka, masing-masing Harun Masiku bekas caleg DPR RI, Donny Tri Istiqomah pengacara yang juga bekas caleg DPR RI, dan Hasto Kristiyanto Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sebelumnya, Ronny F Sompie diketahui hadir di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Ronny Franky Sompie dicopot dari jabatannya sebagai Dirjen Imigrasi oleh mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly pada 28 Januari 2020. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Pencopotan ini diduga terjadi karena pemberian data imigrasi terkait pergerakan eks kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harun Masiku yang terlibat dalam kasus suap PAW. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK, Ronny F Sompie mengaku dicecar 22 pertanyaan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Ronny F Sompie mengaku pertanyaan-pertanyaan itu seputar data perlintasan Harun Masiku. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Diketahui, Ronny F Sompie menjalani pemeriksaan penyidik KPK selama lebih kurang 5,5 jam sejak tiba pada Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. (Liputan6.com/Herman Zakharia)