Kaleidoskop 2024: Kylian Mbappe dan Real Madrid Akhirnya Bersatu

Tahun 2024 menjadi periode yang penuh kejutan dalam dunia sepak bola, terutama di bursa transfer. Banyak pemain bintang berpindah klub dengan nilai transfer yang mencengangkan, dan salah satu transfer yang paling ditunggu adalah Kylian Mbappe yang akhirnya bergabung dengan Real Madrid.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 31 Desember 2024, 01:00 WIB
Dalam acara tersebut dihadiri Presiden Real Madrid Florentino Perez dan legenda klub Zinedine Zidane. (AP Photo/Andrea Comas)

Liputan6.com, Jakarta - Tahun 2024 menjadi periode yang penuh kejutan dalam dunia sepak bola, terutama di bursa transfer. Banyak pemain bintang berpindah klub dengan nilai transfer yang mencengangkan, dan salah satu transfer yang paling ditunggu adalah Kylian Mbappe yang akhirnya bergabung dengan Real Madrid

Setelah berbulan-bulan spekulasi mengenai masa depannya, Kylian Mbappe akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2024. Kontraknya dengan Paris Saint-Germain (PSG) memasuki enam bulan terakhir pada awal tahun, dan ia bebas untuk bernegosiasi dengan klub lain.

Mbappe telah menjadi target utama Real Madrid selama beberapa tahun terakhir. Meskipun PSG sempat menolak tawaran besar dari klub Arab Saudi, Mbappe menolak untuk memperpanjang kontraknya dan memilih untuk pindah ke Madrid ketika kontraknya berakhir.

Real Madrid menawarkan gaji sebesar €26 juta per musim ditambah bonus yang sangat menggiurkan, sehingga Mbappe akhirnya setuju untuk bergabung. Namun, awal karirnya di Santiago Bernabeu tidak berjalan mulus; meskipun ia mencetak beberapa gol penting, performanya masih dianggap belum memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar.


Faktor di Balik Bergabungnya Mbappe

Real Madrid meraih kemenangan 3-0 atas Pachuca pada laga final Piala Interkontinental 2024 di Lusail Stadium, Qatar, Kamis (19/12/2024) dini hari WIB. Hasil itu pun membuat Madrid berhak atas trofi perdana turnamen tersebut. (AP Photo/Hussein Sayed)

Beberapa faktor kunci berkontribusi pada keberhasilan transfer ini di musim panas 2024.

1. Kontrak yang Habis

Salah satu faktor utama yang memungkinkan transfer ini terjadi adalah berakhirnya kontrak Mbappe dengan Paris Saint-Germain (PSG) pada Juni 2024. Sebelumnya, Mbappe menolak beberapa tawaran perpanjangan kontrak dari PSG, yang menunjukkan ketidakpuasannya dan keinginannya untuk mencari tantangan baru. Dengan statusnya sebagai pemain bebas transfer, Real Madrid dapat merekrutnya tanpa perlu membayar biaya transfer yang tinggi.

2. Ketertarikan Berkelanjutan

Real Madrid telah menunjukkan ketertarikan terhadap Mbappe sejak ia masih muda, bahkan mencoba merekrutnya ketika ia berusia 11 tahun. Upaya mereka berlanjut selama bertahun-tahun, termasuk tawaran resmi yang ditolak pada 2017 dan 2021. Ketertarikan yang konsisten ini menciptakan hubungan emosional antara pemain dan klub, serta membuat Mbappe semakin tertarik untuk bergabung dengan Los Blancos ketika kesempatan itu muncul.

3. Situasi di PSG

Lanjut Baca:

Pada musim panas 2024, situasi di PSG menjadi tidak stabil. Mbappe mengalami ketegangan dengan manajemen klub setelah menolak opsi perpanjangan kontrak dan merasa tidak dihargai. PSG bahkan mengancam akan menjualnya jika ia tidak menandatangani kontrak baru, yang semakin memperkuat keinginannya untuk pergi. Dalam konteks ini, Real Madrid muncul sebagai pilihan ideal bagi Mbappe untuk melanjutkan kariernya. 4. Proyek Olahraga Real Madrid Real Madrid menawarkan proyek olahraga yang menarik dan ambisius. Di bawah kepemimpinan pelatih Carlo Ancelotti, klub berkomitmen untuk membangun tim yang kompetitif di level tertinggi, baik di La Liga maupun Liga Champions. Kehadiran pemain muda berbakat seperti Jude Bellingham juga menjadi daya tarik tersendiri bagi Mbappe, yang melihat potensi untuk membentuk lini serang yang kuat bersama rekan-rekannya. 5. Mimpi Sejak Kecil Mbappe telah mengungkapkan sejak lama bahwa bermain untuk Real Madrid adalah impiannya. Ia mengidolakan Cristiano Ronaldo, salah satu legenda klub, dan sering menyebutkan keinginannya untuk mengenakan jersey putih. Momen ini menjadi puncak dari perjalanan panjangnya dalam dunia sepak bola, di mana ia akhirnya bisa mewujudkan mimpinya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya