Gus Dur Yakin Abdul Kahfi-Ridwan Hisyam Menang

Suara bulat sudah didapat dari 44 anggota DPRD Jatim dari F-KB, F-PG, dan kemungkinan ditambah pula dengan suara dari F-Gabungan. Sebanyak 1.000 polisi dikerahkan mengamankan Gedung DPRD Jatim.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 Juli 2003, 07:27 WIB
Liputan6.com, Surabaya: Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa Abdurrahman Wahid optimistis, pasangan yang dijagokan partainya, Abdul Kahfi dan Ridwan Hisyam menang dalam kancah pemilihan Gubernur Jawa Timur periode 2003-2008 di Gedung DPRD Jatim, Kamis (17/7) ini. Keyakinan itu timbul setelah tokoh yang lebih dikenal dengan nama Gus Dur ini bertemu Ketua Umum Partai Golongan Karya Akbar Tandjung dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Amien Rais, Rabu kemarin. "Saya pribadi sudah yakin," ungkap Gus Dur di Surabaya.

Sikap Gus Dur juga sama dengan 44 anggota DPRD Jatim dari PKB dan Golkar. Bahkan, mereka telah menyampaikan sumpah setia lewat baiat yang isinya rela mati jika berkhianat dengan keputusan partai. Selain 44 suara ini, duet Abdul Khafi-Ridwan Hisyam juga yakin akan mendapat suara dari Fraksi Gabungan yaitu empat anggota PAN [baca: PKB-Golkar Mengajak PAN Mendukung Abdul Kahfi].

Sementara kubu Imam Utomo dan Soenarjo yang dijagokan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Fraksi Gabungan sejak kemarin masih dikarantina di sebuah hotel. Kemungkinan, suara mereka akan berkurang karena dua dari total 46 angggota F-Gabungan dan F-PDIP sakit sejak kemarin dan dikhawatirkan tak dapat mengikuti pemilihan gubernur.

Kedua kubu memang bersaing ketat. Satu-satunya harapan mereka adalah 10 suara dari Fraksi TNI-Polri. Namun, hingga kemarin malam, mereka belum berkeputusan soal kubu yang akan dipilih. Berembus kabar, suara F-TNI/Polri bakal dibagi rata untuk kedua calon karena dua-duanya sama-sama dari militer.

Kesibukan di Gedung DPRD Jatim di Jalan Indrapura, Surabaya, meningkat menjelang pemilihan. Sekitar seribu personel kepolisian setempat sudah dikerahkan. Petugas keamanan juga memasang detektor logam khusus di pintu masuk utama menuju ruang sidang paripurna DPRD. Hanya 100 anggota DPRD Jatim dan undangan tertentu yang diperkenankan masuk ruangan tersebut. Total pengeluaran untuk biaya keamanan pesta demokrasi ini mencapai Rp 1 miliar [baca: Pengamanan Pemilihan Gubernur Jatim Rp 1 Miliar].(MTA/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya