Liputan6.com, Kuningan: Banyak obyek wisata bisa dikunjungi pada musim liburan sekolah seperti sekarang. Penat menghabiskan waktu di Jakarta, tempat rehat di daerah pun menjadi alternatif. Misalnya Waduk Darma di Kuningan, Jawa Barat. Baru-baru ini, Waduk Darma yang berjarak sekitar 11 kilometer dari Kuningan atau 173 km dari Bandung, di tepi jalan raya Kuningan-Ciamis, ramai didatangi pengunjung. Di sana, selain udaranya sejuk, pengunjung bisa mencoba naik ski air dan perahu dayung. Ada juga tempat untuk sekadar jalan-jalan atau memancing. Para pelajar dapat menimba ilmu pengetahuan alam dari hutan dan bukit yang mengelilingi waduk.
Ternyata para wisatawan tak hanya orang yang bermukim Kuningan, tapi juga berasal dari Cirebon, Cikijing, dan Ciamis. Sebagian di antaranya mengaku datang jauh-jauh dari Tegal dan Brebes, Jawa Tengah. "Di samping refreshing, sekalian merayakan ulang tahun anak saya. Di sini suasananya nikmat," kata Nesi Suningsih, pengunjung asal Cirebon.
Ramainya wisatawan ke Waduk Darma tak pelak memberi keuntungan buat para pemilik perahu. Mereka bisa menangguk rezeki tiga kali lipat dari menyewakan perahu dibanding hari biasa.
Kondisi berbeda dirasakan anak-anak di bumi Nanggroe Aceh Darussalam. Agar waktu liburan tak habis di tengah bergolaknya konflik Aceh, mereka mengikuti kegiatan mengaji. Lihat saja di Reuleut, Aceh Utara [baca: Anak-Anak Pengungsi Aceh Diajarkan Mengaji]. Di sana, para murid sekolah dasar belajar mengaji di tenda-tenda darurat. Tak nampak ketakutan di raut wajah mereka, meski perang belum selesai.(KEN/Ridwan Pamungkas)
Ternyata para wisatawan tak hanya orang yang bermukim Kuningan, tapi juga berasal dari Cirebon, Cikijing, dan Ciamis. Sebagian di antaranya mengaku datang jauh-jauh dari Tegal dan Brebes, Jawa Tengah. "Di samping refreshing, sekalian merayakan ulang tahun anak saya. Di sini suasananya nikmat," kata Nesi Suningsih, pengunjung asal Cirebon.
Ramainya wisatawan ke Waduk Darma tak pelak memberi keuntungan buat para pemilik perahu. Mereka bisa menangguk rezeki tiga kali lipat dari menyewakan perahu dibanding hari biasa.
Kondisi berbeda dirasakan anak-anak di bumi Nanggroe Aceh Darussalam. Agar waktu liburan tak habis di tengah bergolaknya konflik Aceh, mereka mengikuti kegiatan mengaji. Lihat saja di Reuleut, Aceh Utara [baca: Anak-Anak Pengungsi Aceh Diajarkan Mengaji]. Di sana, para murid sekolah dasar belajar mengaji di tenda-tenda darurat. Tak nampak ketakutan di raut wajah mereka, meski perang belum selesai.(KEN/Ridwan Pamungkas)