Timnas Indonesia Jaga Asa Lolos Kualifikasi Piala Dunia 2026, Erick Thohir Tetap Evaluasi

Asa itu terjaga. Pintu peluang Timnas Indonesia mengikuti Piala Dunia untuk kali kedua, atau pertama sejak merdeka, kembali melebar menyusul hasil matchday 6 Grup C putaran ketiga kualifikasi zona Asia.

oleh Harley IkhsanDiperbarui 21 November 2024, 08:21 WIB
Momen kemenangan timnas Indonesia diabadikan dengan berfoto bersama berlatar para suporter. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Asa itu terjaga. Pintu peluang Indonesia mengikuti Piala Dunia untuk kali kedua, atau pertama sejak merdeka, kembali melebar menyusul hasil matchday 6 Grup C putaran ketiga kualifikasi zona Asia.

Timnas Indonesia mengambil inisiatif lewat penampilan brilian saat mengalahkan Arab Saudi 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (19/11/2024) malam WIB. Torehan dua gol Marselino Ferdinan membawa Indonesia meraih kemenangan pertama atas The Green Falcons sejak 1981 atau 1981 atau 43 tahun.

Perjuangan Garuda dibantu hasil lain. China bertekuk lutut 1-3 dari Jepang di Xiamen Egret Stadium pada waktu bersamaan. Sementara Bahrain dan Australia bermain 2-2 di National Stadium, Rabu (20/11/2024) dini hari WIB.

Hasil tiga partai tersebut membuat persaingan memanas. Ada lima negara yang hanya dipisahkan satu angka dengan dalam posisi bagus. Berada di peringkat tiga lewat torehan enam poin, Garuda tertinggal satu poin di belakang Australia dan unggul selisih gol atas Arab Saudi, Bahrain, dan China.

Kelima negara ini berseteru memperebutkan satu tempat otomatis ke turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sebagai pendamping Jepang. Samurai Biru hampir pasti lolos karena sudah memilki 16 nilai. Secara matematis mereka cuma butuh empat angka di empat laga sisa demi memastikan tiket.

Jepang bisa meraup poin yang dibutuhkan di dua pertandingan berikutnya melawan Bahrain dan Arab Saudi pada Maret 2025. Di sini Indonesia mendapat sejumlah berkah. Pasukan Shin Tae-yong boleh berharap Jepang akan tampil serius dan menghambat kedua rival.

Keuntungan lain adalah kalender kualifikasi Piala Dunia 2026. Garuda baru bertemu Jepang pada Matchday 10 alias pertandingan penutup. Meski tampil di kandang sendiri dan membidik hasil maksimal untuk menghibur suporter, kesuksesan mengamankan kursi Piala Dunia 2026 bisa membuat Jepang 'bermain' setengah hati. Situasi ini bakal berguna bagi Indonesia yang kemungkinan besar masih membutuhkan tambahan angka di sisa penyisihan.

Lanjut Baca:

Kondisi lain yang menolong Indonesia adalah jadwal laga. Keempat musuh Merah Putih di Grup C masih harus saling sikut satu sama lain. Jika hasil pertarungan mereka mendukung, seperti skor partai dua matchday terbaru Australia vs Arab Saudi (0-0), Bahrain vs China (0-1), atau Bahrain vs Australia (2-1), Indonesia berpotensi ketiban durian runtuh.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya