Shin Tae-yong Digoyang, Ini 3 Pelatih Belanda yang Jadi Kandidat Nakhoda Timnas Indonesia

Shin Tae-yong kini berada dalam posisi yang sulit. Timnas Indonesia belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan Grup C pada ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang membuat pelatih asal Korea Selatan ini menghadapi tekanan yang semakin berat.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 18 November 2024, 06:00 WIB
Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat memimpin sesi latihan skuad Timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (8/9/2024) sore jelang menghadapi Australia pada kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa 10 September 2024. (Bola.com/Abdul Aziz)

Liputan6.com, Jakarta - Shin Tae-yong kini berada dalam posisi yang sulit. Timnas Indonesia belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan Grup C pada ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang membuat pelatih asal Korea Selatan ini menghadapi tekanan yang semakin berat.

Kekalahan 1-2 dari China dan hasil buruk 0-4 melawan Jepang di laga terakhir membuat Indonesia terpuruk di dasar klasemen Grup C. Saat ini, tim hanya mengumpulkan tiga poin dari tiga hasil imbang.

Setelah kekalahan dari Jepang, Shin Tae-yong harus bersiap menghadapi tantangan berat berikutnya, yaitu pertandingan melawan Arab Saudi pada Selasa, 19 November 2024. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadio Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Meski dalam keadaan tertekan, Indonesia memiliki sedikit modal positif sebelum duel melawan Arab Saudi. Pada 6 September lalu, tim Garuda berhasil meraih hasil imbang 1-1 saat bertandang ke King Abdullah Sports City di Jeddah. Skuad Indonesia sempat unggul berkat gol Sandy Walsh di menit ke-19, sebelum akhirnya disamakan oleh Musab Al Juwayr menjelang akhir babak pertama.

Di sisi lain, tim tamu datang dengan kepercayaan diri yang tinggi. Arab Saudi baru saja meraih hasil imbang 1-1 melawan Australia, yang semakin memotivasi mereka setelah melihat performa buruk Indonesia melawan Jepang. The Green Falcons bertekad untuk meraih hasil maksimal dalam pertandingan mendatang.

Jika Shin Tae-yong kembali mengalami kekalahan, terutama dengan skor telak, kemungkinan besar ia akan menghadapi risiko pemecatan. Di dunia sepak bola, termasuk di Indonesia, pemecatan pelatih bukanlah hal yang asing. Di Eropa, langkah ini sering diambil sebagai solusi terakhir bagi pelatih yang tidak menunjukkan kinerja yang memuaskan, seperti yang dialami Erik ten Hag di Manchester United.

Apabila PSSI memutuskan untuk memecat Shin Tae-yong, mereka tentu akan menyiapkan daftar calon pengganti yang lebih kompeten. Tiga pelatih asal Belanda mungkin menjadi pertimbangan yang menarik mengingat banyaknya pemain berdarah Negeri Kincir Angin di Timnas Indonesia saat ini.


1. Ruud van Nistelrooy

Ruud van Nistelrooy, pelatih interim Manchester United, merayakan keberhasilan timnya setelah mengalahkan Leicester City dalam pertandingan Liga Inggris 2024/2025 yang berlangsung di Old Trafford, Manchester, pada hari Minggu. Kemenangan ini menambah semangat dan kepercayaan diri skuad Setan Merah dalam kompetisi yang semakin ketat.

Mendapatkan jasa Ruud van Nistelrooy sebagai pelatih Skuad Garuda bukanlah hal yang mudah. PSSI perlu menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk membayar gaji pelatih berpengalaman ini. Ruud van Nistelrooy, yang kini berusia 48 tahun, merupakan sosok ideal untuk memimpin tim nasional Indonesia. Dengan pengalaman yang kaya di dunia sepak bola, ia akan mampu berkomunikasi dengan baik, terutama dengan pemain keturunan yang lahir dan besar di Belanda, seperti Jay Idzes dan rekan-rekannya.

Lanjut Baca:

Saat ini, Nistelrooy menjabat sebagai pelatih sementara di Manchester United. Ia baru saja membawa timnya meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Leicester City dalam laga terakhir Premier League 2024/2025. Keberhasilan ini semakin menegaskan kemampuannya dalam mengelola tim dan strategi permainan. Rumor mengenai masa depan Nistelrooy di Old Trafford semakin menguat setelah kedatangan Ruben Amorim, yang dikabarkan akan menggantikan Erik ten Hag. Jika Nistelrooy meninggalkan Manchester United, peluang untuk bergabung dengan PSSI sebagai pelatih Skuad Garuda akan semakin terbuka. Keberadaan Ruud van Nistelrooy sebagai pelatih dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Dengan pengalaman internasional dan kemampuan komunikasi yang baik, ia bisa menjadi kunci untuk membawa Skuad Garuda meraih prestasi yang lebih baik di pentas dunia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya