5 Prioritas Utama yang Harus Segera Dibenahi Ruben Amorim di Manchester United

Beban berat berada di pundak Ruben Amorim setelah resmi mulai melatih Manchester United pada 11 November 2024.

oleh ThomasDiterbitkan 12 November 2024, 00:01 WIB
Ruben Amorim Latih Manchester United. (CARLOS COSTA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta- Manchester United, salah satu klub sepak bola paling bergengsi di dunia, telah resmi menunjuk Ruben Amorim sebagai manajer baru mereka. Keputusan ini diambil setelah serangkaian diskusi dan pertimbangan matang dari pihak manajemen klub, yang berharap dapat mengembalikan performa tim ke jalur kemenangan.

Ruben Amorim, yang sebelumnya sukses membesut Sporting CP, dikenal dengan pendekatan taktisnya yang inovatif dan kemampuan dalam mengembangkan bakat muda. Di bawah kepemimpinannya, Sporting CP berhasil meraih gelar liga dan menunjukkan performa impresif di kompetisi Eropa. Pengalaman dan visinya yang segar diharapkan dapat membawa angin segar bagi MU.

Para penggemar United menyambut baik penunjukan ini, berharap Amorim dapat membawa filosofi permainan yang menarik dan mengembalikan tim ke posisi teratas di Liga Premier Inggris. Tantangan besar menanti Amorim, termasuk memperkuat skuad dan menghadapi persaingan ketat di liga domestik dan Eropa.

Dengan semangat baru dan strategi yang segar, Ruben Amorim siap membawa MU menuju era kejayaan baru. Para pendukung setia klub kini menantikan debutnya di pinggir lapangan dan berharap melihat perubahan positif dalam permainan tim kesayangan mereka.

Namun banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi Amorim di awal-awal kedatangannya di Old Trafford. MU sempat terpuruk di bawah asuhan manajer Erik ten Hag sebelum membaik bersama caretaker Ruud van Nistelrooy.

Ada 5 prioritas mendesak yang harus dilakukan Amorim bersama Manchester United. 


Menciptakan Gaya Bermain yang Jelas

Ruben Amorim Latih Manchester United (AFP/Carlos Costa)

Salah satu kritik yang sering dilontarkan kepada mantan manajer Erik ten Hag adalah ketidakmampuannya untuk menerapkan gaya bermain yang jelas, dengan Manchester United terlalu sering mengandalkan momen-momen kualitas individu untuk memenangkan pertandingan.

Amorim harus menciptakan identitas sepak bola yang jelas di Old Trafford, dan akan sangat menarik untuk melihat apakah ia akan menerapkan formasi 3-4-3 yang menjadi andalannya, yang telah terbukti sangat sukses di Sporting.

Melakukan perubahan drastis di tengah musim tentu tidak mudah, namun Manchester United membutuhkan gaya permainan yang jelas di bawah Amorim. Jika ia memutuskan untuk membawa formasi 3-4-3 miliknya, seharusnya ada perbedaan yang nyata dalam permainan tim.

Lanjut Baca:

Amorim akan memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya selama jeda internasional pada bulan November. Namun, setelah itu, ia akan dihadapkan pada jadwal pertandingan yang padat, dan harus ada peningkatan besar dalam kualitas permainan yang telah ditampilkan sepanjang musim ini. Kembalinya Luke Shaw dan Leny Yoro bisa menjadi kunci dalam rencananya. Shaw merupakan pemain yang ideal untuk beroperasi sebagai bek sayap kiri, sementara Yoro memiliki kecepatan yang dibutuhkan untuk bermain di salah satu posisi luar dalam formasi tiga bek.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya