Asisten Pelatih PSG: Beckham Bawa Aura Positif

David Beckham mempunyai pengaruh positif di Paris Saint-Germain. Klub masih menginginkan mantan kapten Timnas Inggris yang akan habis masa kontraknya akhir musim ini untuk tetap tinggal bersama di PSG.

oleh Liputan6Diterbitkan 02 Mei 2013, 16:10 WIB
David Beckham mempunyai pengaruh positif di Paris Saint-Germain. Itulah penilaian yang dilontarkan oleh asisten pelatih PSG, Paul Clement. Karenanya, Beck diharapkan bisa tetap tinggal bersama PSG di Paris. Kontrak mantan kapten Timnas Inggris tersebut akan berakhir di penghujung musim ini.

Beckham bergabung dengan klub asal Paris PSG sejak Januari di awal musim ini. Sang pelatih, Carlo Ancelotti pun memberi kepercayaan besar pada Beckham dengan menurunkannya di 12 laga PSG.

Keberadaan PSG di puncak klasemen sementara Ligue 1 tak bisa dipisahkan dari kiprah bek senior kelahiran Leytonstone, London, 2 Mei 1975 itu.

"Dia telah menjadi udara segar. Klub telah jelas menunjukkan keinginannya agar Beckham tetap tinggal di sini," kata Clement.

Dalam laga terakhirnya melawan Evian TG, Beckham tidak menunjukkan penampilan yang optimal, meski timnya menang 1-0. Dalam pertandingan tersebut, Beck yang masuk menggantikan Menez dan baru bermain sekitar 6 menit mendapatkan kartu merah diusir keluar lapangan oleh wasit.

Seperti ditulis situs olahraga, beIN Sport dan dikutip BBC, Kamis (2/5/13) disebutkan bahwa reputasi Beck di dunia sepakbola sangat baik.

"Semua orang sangat senang ketika tahu dia datang karena dia mempunyai reputasi yang baik sebagai pemain profesional dan juga kualitasnya di lapangan masih cukup hebat," ujar Clement.

Beckham sendiri belum memberikan jawaban langsung, kecuali lewat Clement bahwa mantan bintang Manchester United tersebut masih sangat mencintai sepakbola.

"Dia masih mencintai sepakbola dan saya harap dia masih bersedia melanjutkan kariernya sedikit lebih lama lagi. Beckham telah menyatakan dia akan memikirkan hal itu setelah musim ini berakhir, berbicara dengan keluarganya dan melihat bagaiman pendapat yang lain soal keputusannya," katanya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya