Alasan Pemerintah Pindahkan Peparnas 2024 ke Solo

Peparnas 2024 sedang berlangsung di kota Solo. Ajang ini merupakan bukti komitmen pada atlet disabilitas.

oleh ThomasDiterbitkan 09 Oktober 2024, 21:30 WIB
Atlet disabilitas asal Bali I Komang Denis Mahesa Putra melakukan selebrasi saat menjuarai laga cabang olahraga para renang nomor 50 meter gaya punggung putra S10 Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII Solo 2024, Jawa Tengah, di kolam renang Intanpari, Karanganyar, Selasa (8/10/2024). Denis meraih medali emas dengan catatan waktu 30.97 detik diikuti oleh atlet asal Jawa Barat Ramadoni (31.89 detik) serta atlet asal Sumatera Barat Muhammad Habib Alfadjri (32.79 detik). (PB PEPARNAS XVII/Wawan H Prabowo)

Liputan6.com, Jakarta Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-17 atau Peparnas 2024 sedang digelar di kota Solo pada 6-13 Oktober 2024. Ajang ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan peran serta pemerintah Indonesia dalam memastikan hak-hak olahraga bagi seluruh warga negara.

Peparnas 2024 mencerminkan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan penyediaan sarana dan prasarana yang ramah, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan prestasi olahraga bagi penyandang disabilitas di tingkat nasional maupun internasional.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Surono menyebut Peparnas 2024 bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga bagian dari kampanye pemerintah untuk meningkatkan kesadaran akan hak-hak olahraga bagi penyandang disabilitas.

Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan UU No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan telah menjadi landasan hukum yang kuat bagi pemerintah dalam memberikan perhatian serius terhadap penyandang disabilitas di bidang olahraga​.

“Ini bentuk komitmen dari pemerintah dalam rangka menyukseskan Peparnas 2024. Kemenpora bersama pemerintah daerah telah melakukan evaluasi dan perbaikan infrastruktur untuk memastikan aksesibilitas bagi para atlet dan penonton,” ujarnya dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang mengangkat tema 'Pekan Paralimpiade Nasional 2024 untuk Indonesia Ramah Difabel', Senin (7/10).

Surono menyebut, salah satu alasan utama pemindahan venue Peparnas dari Sumatera Utara ke Solo adalah kesiapan infrastruktur yang lebih baik. Di Solo dan sekitarnya, lebih dari 20 venue olahraga telah dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, termasuk akses kursi roda dan akomodasi yang ramah disabilitas.

"Solo memiliki pengalaman sukses dalam penyelenggaraan ASEAN Para Games 2022, di mana berbagai venue dan fasilitas telah memenuhi standar internasional yang ramah disabilitas. Hal ini menjadi dasar kuat bagi pemerintah untuk menjadikan Solo sebagai tuan rumah Peparnas 2024​," ujarnya.


Beri Keuntungan Dimana-Mana

Atlet cabor angkat berat 45 kg putra asal Jawa Barat, Prasetyo Tamim, dalam Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII di Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/10/2024). Tamim berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan rekannya satu timnya. (PB PEPARNAS XVII/Andry Prasetyo)

Bahkan, puluhan hotel di Solo, Karanganyar, dan Sukoharjo telah disiapkan untuk menampung lebih dari 4.000 atlet dan ofisial​. Dengan adanya sistem transportasi yang diatur secara khusus bagi atlet, pemerintah berusaha memberikan kenyamanan maksimal agar para atlet dapat berfokus pada prestasi mereka tanpa harus khawatir dengan aksesibilitas​.

Lanjut Baca:

"Dengan semakin banyaknya fasilitas yang memenuhi standar aksesibilitas, diharapkan para atlet dapat terus mengasah kemampuan mereka dan meraih prestasi di kancah internasional, seperti di Paralimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat," ucapnya​. Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto, menambahkan setelah upacara pembukaan pada 6 Oktober 2024 di Stadion Manahan Solo, beberapa cabang olahraga telah dipertandingkan. Dalam beberapa hari ini dirinya banyak mendengar respons dari para atlet yang telah berlaga. "Mereka senang sekali bisa merasakan atmosfer internasional di Solo. Semua ini berkat keseriusan pemerintah dalam menjamin hak olahraga mereka," tuturnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya