Ditjen Pajak Minta Revisi Target Penerimaan Pajak 2013

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Fuad Rahmany berharap agar pemerintah dapat merevisi target penerimaan pajak tahun 2013 yang dipatok sebesar Rp 1.198 triliun. Alasannya, karena kondisi ekonomi global yang belum membaik.

oleh Fiki AriyantiDiterbitkan 30 April 2013, 07:02 WIB
Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Fuad Rahmany berharap agar pemerintah dapat merevisi target penerimaan pajak tahun 2013 yang dipatok sebesar Rp 1.198 triliun. Alasannya, karena kondisi ekonomi global yang belum membaik.

"Saya pikir relevan (target penerimaan pajak diturunkan) karena kondisi ekonomi saat ini beda sekali sewaktu mengasumsikan dan menyusun Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2013," ujar dia di Jakarta, Senin (29/4/2013) malam.

Revisi proyeksi pajak, dinilai Fuad, perlu dipertimbangkan dengan melihat lesunya aktivitas ekspor dan impor dari beberapa sektor, termasuk pertambangan.

"Neraca perdagangan Indonesia, penurunan ekspor dan impor bakal berdampak kepada laba perusahaan, terutama sektor pertambangan yang ikut susut. Jadi dalam APBN-Perubahan 2013 perlu dipertimbangkan (revisi)," jelasnya.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan pajak pada kuartal I 2013 sebesar Rp 186,3 triliun dari incaran sepanjang tahun ini sebesar Rp 1.198 triliun. Setoran pajak di tiga bulan pertama 2013 juga naik dari pencapaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 165,1 triliun.   

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya