Pembangunan Sekolah Rakyat di Empat Provinsi Terus Dilakukan

Pasokan beton siap pakai dan beton pracetak digunakan untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat di empat provinsi guna mempercepat penyelesaian proyek.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 02 Juli 2026, 21:08 WIB
Pembangunan terus dilakukan di empat provinsi di Indonesia. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Percepatan pembangunan Sekolah Rakyat didukung oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang merupakan program prioritas nasional pemerintah.

Tujuannya untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, melalui pasokan material konstruksi ramah lingkungan di empat provinsi yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.

"Melalui portofolio bisnisnya, PT Varia Usaha Beton (VUB), SIG telah memasok lebih dari 28 ribu m3 beton siap pakai dan ribuan unit beton pracetak guna mendukung pembangunan fasilitas pendidikan dan asrama yang ditargetkan menjangkau ribuan siswa di berbagai daerah di Indonesia," ujar Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, Kamis (2/7/2026).

Menurut dia, pembangunan Sekolah Rakyat yang digencarkan pemerintah membutuhkan dukungan pasokan bahan bangunan berkualitas tinggi, andal, dan berkelanjutan untuk memastikan proyek berjalan tepat waktu dengan standar konstruksi yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

"Dalam proyek ini, VUB memasok beton siap pakai untuk struktur utama bangunan dan beragam produk beton pracetak untuk prasarana penunjang, antara lain tiang pancang persegi, u-ditch (beton pracetak berbentuk U), cover (penutup) u-ditch, box culvert (beton pracetak berbentuk kotak), pagar panel, paving block, dan kanstin (pembatas jalan lingkungan dengan area paving block)," papar Vita.

 

Dukung Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

Vita mengatakan, keterlibatan SIG dalam pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui penyediaan material konstruksi yang unggul dan berkelanjutan.

"Pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun generasi unggul sebagai pilar masa depan bangsa. Untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran yang efektif, dibutuhkan fasilitas pendidikan dengan kualitas konstruksi yang baik dan berdaya tahan tinggi," ucap dia.

"SIG bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan Sekolah Rakyat melalui pasokan bahan bangunan berkualitas yang juga diproduksi dengan prinsip ramah lingkungan," sambung Vita.

Dia memaparkan, sejak Desember 2025, VUB telah memasok 28.582 m3 beton siap pakai, tiang pancang total sepanjang 52.170 meter, paving block seluas 27.195 m2, u-ditch sebanyak 1.544 unit, cover u-ditch sebanyak 2.502 unit, pagar panel sebanyak 2.766 unit, dan kolom 524 unit.

"Pasokan material konstruksi akan terus dilakukan hingga seluruh pengerjaan proyek selesai," terang dia.

 

Dukung Keberlanjutan

Vita mengatakan, VUB merupakan salah satu unit portofolio bisnis SIG yang memproduksi berbagai produk beton dan solusi konstruksi, mulai dari beton siap pakai, beton pracetak, beton masonry, crushed stone, hingga jasa konstruksi dan sewa peralatan.

"Keunggulan produk dan layanan VUB dalam aspek mutu, ketepatan waktu pengiriman, ketepatan jumlah, serta keberlanjutan didukung oleh tenaga ahli berpengalaman, kelengkapan mesin, dan sistem peralatan yang terautomasi," ucap dia.

Di sisi lain, lanjut Vita, keberlanjutan juga didukung oleh tenaga ahli berpengalaman, pun kelengkapan mesin, dan sistem peralatan yang tersistematis.

"Untuk memastikan kelancaran distribusi dan pemenuhan kebutuhan proyek, VUB didukung jaringan operasional yang luas dengan 35 batching plant di 26 kota pada 11 provinsi di Indonesia," terang dia.

"Dengan jaringan operasional yang tersebar luas, VUB memiliki kapabilitas untuk mendukung proyek berskala besar secara cepat dan efisien. Kami juga siap membangun on-site plant di lokasi proyek guna memastikan pasokan material konstruksi dapat berjalan lancar sesuai kebutuhan pembangunan," jelas Vita Mahreyni.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya