Liputan6.com, Jakarta Kemenangan 2-0 Manchester United saat bertamu ke markas Southampton dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 pada Sabtu (14/9/2024) memakan tumbal.
Sebanyak 3 pemain Setan Merah menjadi sumber kekhawatiran klub lantaran mengalami masalah, sehingga harus ditarik keluar ketika membantu skuad racikan Erik ten Hag mengarungi persaingan di St. Mary Stadium.
Advertisement
Seperti diketahui, MU akhirnya bisa kembali bernapas lega usai memetik hasil dominan kontra The Saints. Capaian tersebut jadi momen penting setelah Setan Merah sempat menelan dua kekalahan beruntun dari Brighton and Hove Albion serta Liverpool di Liga Inggris.
Dengan perolehan 6 poin dari 4 pertandingan, Manchester United kini naik ke urutan 10 klasemen sementara. Matthijs de Ligt, Marcus Rashford, dan Alejandro Garnacho jadi penyumbang gol di laga tersebut untuk membawa MU kembali ke jalur kemenangangan.
Sayangnya, capaian dominan ini harus dibayar mahal oleh Setan Merah dengan cedera sejumlah penggawa. Bek tengah Lisandro Martinez terpincang-pincang, sehingga diganti pada menit 74. Tiga menit kemudian, menyusul bek kanan Noussair Mazraoui. De Ligt juga harus ditarik keluar lapangan pada menit akhir.
Dari ketiga pemain ini, kondisi De Ligt yang paling membuat tenang. Eks pemain Juventus mengaku hanya terkena keram, sehingga minta ditarik keluar. Namun kondisi Mazraoui dan Martinez masih belum diketahui. Tingkat keparahan cederanya bakal lebih dulu dilihat lewat pemeriksaan medis.
Kabar soal tumbal Manchester United dalam kemenangan melawan Southampton masuk jajaran top 3 berita bola terpopuler Liputan6.com selama 24 jam terakhir. Simak deretan berita populer lainnya melalui artikel berikut ini.
Kemenangan 3-0 Manchester United di Kandang Southampton Harus Dibayar Sangat Mahal
Manchester United harus membayar mahal kemenangan 3-0 atas tuan rumah Southampton pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (14/9/2024) malam WIB. Tiga pemain MU mengalami cedera pada laga yang berlangsung di St Mary Stadium tersebut.
Kemenangan MU atas Soton sangat penting artinya bagi tim asuhan Erik ten Hag. Pasalnya sebelum jeda internasional, MU kalah dua kali beruntun di Liga Inggris saat melawan Brighton and Hove Albion dan rival abadi Liverpool.