Menunggang Kuda Besi MotoGP, Pertamina Menerobos Pasar Dunia

Dengan visibilitas mencapai 100 juta penonton di tiap balapan, MotoGP menjadi panggung ideal bagi PT Pertamina (Persero) untuk menerobos pasar dunia.

oleh Harley IkhsanDiperbarui 31 Oktober 2024, 00:08 WIB
Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team Marco Bezzecchi (tengah) dengan livery spesial untuk MotoGP Indonesia 2024 di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (29/9/2024). (AFP/Sonny Tumbelaka)

Liputan6.com, Jakarta - Dengan visibilitas mencapai 100 juta penonton di tiap balapan, MotoGP menjadi panggung ideal bagi PT Pertamina (Persero) untuk menerobos pasar dunia.

RTR Sports melaporkan, penikmat pertarungan kuda besi bervariasi tergantung lokasi, waktu lomba, serta event pesaing. Namun, rata-rata tiga dijit pemirsa dari siaran langsung televisi serta platform streaming menempatkan MotoGP sebagai salah satu persaingan otomotif paling disaksikan di muka bumi.

Popularitas tersebut meyakinkan Pertamina untuk membonceng. Melalui merek dagang salah satu anak usaha Pertamina Lubricants, mereka menjadi sponsor salah satu tim peserta MotoGP mulai tahun ini.

VR46 Racing Team asal Italia terpilih sebagai rekan ideal dalam kesepakatan berdurasi tiga tahun. Reputasi mereka tidak perlu diragukan karena dimiliki Valentino Rossi, salah satu pembalap paling ikonik sepanjang masa. VR46 Racing Team juga terus naik daun sejak berpartisipasi di kelas utama pada 2022 dan bisa bersaing karena mendukung pabrikan terbaik saat ini yaitu Ducati.

Walau belum berbuah podium pertama pada 2024, kolaborasi mereka berpeluang membaik musim depan. Pasalnya, tim dengan nama resmi Pertamina Enduro VR46 Racing Team ini bakal mendapat satu motor terbaru tahun 2025.

Langkah strategis tersebut merupakan lanjutan dari gebrakan pertama Pertamina usai menjadi sponsor Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat serta ajang GP Indonesia setelah trek itu dipercaya menggulirkan Kejuaraan Dunia Balap Motor tahun 2022.

"Produk Pertamina yang memang sudah berkualitas internasional semakin diakui. Penting bagi kami untuk terus membawa produk-produk Indonesia ke pasar dunia," tutur Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

Sebelum bermitra dengan VR46 Racing Team, Pertamina sudah menggandeng produsen ternama Italia Automobili-Lamborghini untuk divisi mobil balap. Kesepakatan berlangsung sejak 2015 hingga 2025, serta sudah menghasilkan produk pelumas baru bernama Fastron Platinum Racing 10W-60.

Oi Pertamina Fastron akan digunakan Lamborghini di balapan Lamborghini Super Trofeo, GT3, World Endurance Championship, serta The International Motor Sports Association Championships untuk kategori hypercar Le Mans Daytona Hybrid.

Lanjut Baca:

Ambisi Pertamina Tembus Pasar Dunia Ambisi Pertamina menembus jajaran dunia memang tidak main-main. Persero yang berdiri sejak 1968 ini baru saja mengukuhkan posisinya dengan menempati peringkat ketiga terbaik dalam daftar Fortune 500 Asia Tenggara edisi 2024. Capaian itu tidak main-main karena Fortune baru pertama kali menciptakan daftar untuk perusahaan-perusahaan besar yang memiliki kinerja terbaik di Asia Tenggara. Di tengah tantangan bisnis global, Pertamina mampu bersaing melawan perusahaan global dari berbagai sektor. Raihan tersebut pun menumbuhkan optimisme di dalam persero untuk terus meningkatkan kinerja melalui strategi bisnis jitu, sehingga “Pertamina telah mencatat kinerja positif di berbagai lini bisnis sejalan dengan strategi dan program inovasi yang dijalankan, terlebih dalam menghadapi tantangan bisnis yang penuh dinamika saat ini,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya