Kontroversi Rapat Paripurna Kilat untuk Pengesahan UU Pilkada

Proses revisi UU Pilkada memicu kemarahan publik karena digelar secara kilat, hanya sehari setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan yang bakal mengurangi ambang batas pencalonan kepala daerah dan menghambat praktik politik dinasti.

oleh Shintha.AnggundiniDiperbarui 23 Agustus 2024, 16:31 WIB

Liputan6.com, Jakarta Proses revisi UU Pilkada memicu kemarahan publik karena digelar secara kilat, hanya sehari setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan yang bakal mengurangi ambang batas pencalonan kepala daerah dan menghambat praktik politik dinasti.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya