Liputan6.com, Jakarta- Olimpiade 2024 sebentar lagi resmi dimulai pada 26 Juli 2024 meski beberapa cabang olahraga ada yang sudah memulai pertandingan lebih awal. Tim Indonesia yang berkekuatan 29 atlet sebagian besar sudah tiba di Prancis.
Kontingen Tim Indonesia sendiri diberangkatkan secara bertahap sejak awal bulan ini. Pada 13 Juli lalu, para atlet bulutangkis Indonesia telah diberangkatkan menuju Paris. Jonatan Christie dan kawan-kawan berangkat lebih awal karena menjalani training camp di sekitar Paris.
Advertisement
Menyusul kemudian tim panahan bertolak ke Prancis pada 14 Juli, angkat besi pada 22 Juli, dan renang pada 23 dan 24 Juli. Selain itu, tim panjat tebing akan menyusul berangkat ke Paris pada 27 Juli.
Seperti diketahui, kontingen Indonesia sendiri secara resmi dilepas oleh Presiden Joko Widodo di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (10/7/2024) lalu.
Dalam arahannya, Presiden Jokowi meminta para atlet untuk optimistis dan bersemangat dalam menghadapi pertandingan melawan atlet-atlet terbaik dari seluruh dunia. Presiden memberikan dukungan penuh, sekaligus menekankan pentingnya sportivitas dan kebanggaan mewakili Indonesia di ajang tertinggi dunia tersebut.
Di Olimpiade 2024, Indonesia mengirimkan 29 atlet dari 12 cabang olahraga. Jumlah ini menjadi delegasi terbesar sejak Olimpiade Beijing di 2008 lalu.
Kemeriahan Olimpiade di Indonesia
Sebelumnya, Komite Olimpiade Nasional (NOC) telah mengumumkan Aice sebagai Official Ice Cream yang akan mendukung berbagai aspek keberhasilan partisipasi kontingen Indonesia pada Olimpiade Paris tahun ini. Dalam kesempatan pengumuman pada Jumat (5/7/2024) lalu, Aice menjelaskan bahwa dukungan perusahaan akan berupa beberapa program dan inisiatif.
Kerja sama ini mencakup berbagai program dan inisiatif untuk mendukung atlet, sejak fase persiapan hingga berlangsungnya pertandingan di Olimpiade. Selain itu ada juga dukungan penuh dalam program mengampanyekan kehadiran Indonesia di Olimpiade kali ini.
Yang menarik, Aice akan menjalankan program pembudayaan olahraga lewat pendekatan akar rumput bagi “anak sekolah” dan juga “warga kampung”. Aice di Agustus akan mengadakan “Olimpiade Kampung” dengan melibatkan partisipasi warga dan melibatkan mobilisasi yang dilakukan oleh pengurus RT.