Citizen6, Jakarta: Perjalanan napak tilas ke-3 Satria Club Indonesia kali ini adalah tujuannya menuju titik 0 di Sabang dan keliling Pulau Sumatra hingga sekitarnya. Rencana napak tilas Satria Club Indonesia selama tiga minggu dimulai pada Sabtu, 6 April sampai 29 April 2013. Rombongan napak tilas Satria Club Indonesia ini start dari Community Of Raider Or Satria f150/CROSF Purwakarta dan Jonggol Independent F150 /JIF Bogor Timur dan kumpul di base camp Jakarta Satria Club/JSC.Di sela-sela kegiatan Satria Club Indonesia Korwil Jabar pelatihan pertolongan pada kecelakaan dan pertolongan pertama pada kendaraan di Bandung, Sabtu 6 April 2013, Itink Jarkoni sebagai Sekjend Satria Club Indonesia bikin surat jalan dari Satria Club Indonesia buat ke titik 0 Sabang. Dio sebagai sekretaris Satria Club Indonesia Korwil Jabar mengurusi surat jalan dari Iktan Motor Indonesia/IMI Jawa Barat menuju titik 0 hingga beres. Usai pelatihan di Bandung surat jalan dari Satria Club Indonesia dan dari Ikatan Motor Indonesia/IMI Jawa Barat di bawa ke Jakarta dan di serahkan ke Sandy sebagai captain touring menuju titik 0 sabang. Setelah itu tim berkoordinasi ke semua club satria yang ada di sepanjang jalur yang di lewati dan koordinasi semua club satria yang ada di Pulau Sumatra agar perjalanan menuju titik 0 berjalan lancar sesuai rencana.Napak tilas menuju titik 0 dan keliling pulau Sumatra ini bertema "Touring Silaturahmi Persaudaraan Tiada Batas" sebagai captain Sandi dari Crosf Purwakarta dan sebagai humasnya Jipank. Rute perjalanan menuju titik 0 star dari Purwakarta, Cikampek, Karawang, Cikarang, Bekasi, Jakarta, Tangerang, Serang, Cilegon, Merak, Bandar Lampung, Bengkulu, Padang, Pekan Baru, Medan,Aceh, Sabang. Untuk rute perjalanan pulang Sabang, Aceh, Medan, Pekanbaru, Batam, Jambi, Palembang, Lampung, erak, Cilegon, Serang, Tangerang, Jakarta, Bekasi, Cikarang, Karawang, Cikampek.Saat melintas di Kota Bengkulu, rombongan menyempatkan diri mampir di Satria Alliance Bengkoeloe /SAKE. Rombongan mengunjungi tempat pengasingan Bung Karno. "Kita juga peduli dengan sejaraah bangsa ini karena nasionalisme dapat terpupuk dengan mengenang Sejarah bangsa Indonesia," ungkap salah satu peserta. Sampai di Aceh, tim mampir Masjid Agung karena Aceh terkenal dengan julukan serambi Mekah.Karena jalur di Pulau Sumatera begitu ekstrim maka setiap malam tiba rombongan beristirahat dan menjelang pagi baru di lanjutkan kembali. Begitu sampai ke Sabang, titik 0 seluruh tim bersorak gembira karena rasa lelah terobati semua. (Jar Koni/YSH)Jar Koni adalah pewarta berita wargaAnda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas atau opini anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media dan lainnya ke citizen6@liputan6.com
Advertisement