Drg Kim Seong Seon Berbagi Ilmu kepada Masyarakat Indonesia tentang Kesehatan Gigi dan Mulut, Tampil di Program Hidup Sehat Plus

Dokter Kim Seong Seon akan tampil di dalam program Hidup Sehat Plus di TvOne

oleh Aditia SaputraDiperbarui 25 Juni 2024, 18:48 WIB
Dokter Kim Seong

Liputan6.com, Jakarta Veneer gigi dikenal sebagai sebuah prosedur untuk memutihkan gigi, kini menjadi tren di kalangan artis Indonesia. Banyak artis yang menjalani veneer untuk memiliki senyum yang lebih menawan dengan gigi putih dan bersih. Tren ini pun diikuti oleh para penggemar dan masyarakat umum di Tanah Air yang ingin meningkatkan rasa percaya diri mereka saat berinteraksi dengan orang lain. 

Dokter gigi Kim Seong Seon memberikan pandangannya mengenai tren veneer gigi yang sedang populer ini. Menurutnya, meskipun veneer memiliki manfaat estetika, ada juga dampak positif dan negatif yang perlu diperhatikan.

"Veneer ini bagus untuk estetika," kata drg Kim Seong Seon dalam jumpa pers program Hidup Sehat Plus di TvOne, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2024). 

Namun, Dokter Kim juga mengingatkan adanya risiko besar jika veneer tidak dilakukan oleh ahlinya. Ia menekankan pentingnya melakukan veneer hanya di klinik gigi yang terpercaya, bukan di klinik kecantikan yang tidak memiliki keahlian khusus di bidang tersebut.

"Saya kaget di Indonesia veneer bisa dilakukan di klinik kecantikan. Bagi saya, itu sangat berbahaya kalau veneer dilakukan oleh sembarang orang atau bukan dengan ahlinya," ucapnya. "Dampaknya, gigi kalian bisa penuh dengan kuman," tambahnya.

 


Masalah Kesehatan Mulut

Dokter Kim Seong Seon dalam program Hidup Sehat Plus di TvOne

Menurut Dokter Kim, kuman yang terkumpul pada gigi yang di-veneer secara sembarangan dapat menyebabkan masalah kesehatan mulut yang serius. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengecekan menyeluruh sebelum memutuskan untuk melakukan veneer.

"Setiap gigi punya fungsinya. Jadi, kalau mau veneer harus dilakukan oleh ahli. Sebelum dilakukan, harus dicek dulu apakah giginya sehat dan layak untuk di-veneer. Jika tidak, banyak kuman yang bisa masuk dan membuat mulut tidak sehat," jelasnya.

Dokter Kim, yang membuka praktik di Jakarta, sering menerima pasien yang mengeluh sakit pada gigi mereka setelah melakukan veneer. Ia biasanya mengambil tindakan dengan melepaskan veneer untuk memastikan kesehatan mulut tetap terjaga.

"Pas datang, saya langsung kasih tindakan. Saya lepas semua gigi yang di-veneer untuk menjaga kesehatan mulut," ungkap drg Kim Seong Seon.

Lanjut Baca:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya