Coach Timo Puji Kualitas KU-10 Sepak Bola Putri di Bandung

Coach Timo melihat banyak bakat-bakat terpendam di Bandung pada kategori KU-10.

oleh ThomasDiperbarui 24 Juni 2024, 20:39 WIB
Para juara MilkLife Soccer Challenge – Bandung Series 1 2024

Liputan6.com, Jakarta- Kompetisi sepak bola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge (MSC) 2024 akhirnya tiba di kota Bandung. MilkLife Soccer Challenge – Bandung Series 1 2024 berlangsung di Progresif Sport Centre Minggu (23/6/2024). Pelatih kepala MSC, Coach Timo Scheunemann takjub dengan bakat-bakat besar yang ada di kota Bandung terutama pada KU-10.

Timo melihat penyelenggaraan turnamen sepak bola untuk siswi sekolah dasar di Kota Kembang ini sungguh luar biasa. Pasalnya, berbeda dari kota lainnya, KU 10 di Bandung terlihat lebih potensial. Ia pun memberikan apresiasi kepada para pelatih tim-tim yang bersaing di MSC – Bandung Series 1 2024 karena sudah mempersiapkan anak didik masing-masing dengan baik.

“Saya melihat antusiasme di Bandung tergolong tinggi dan semoga berikutnya ada lebih banyak SD lain yang ikut bertanding di MSC 2024. Ada yang unik di kota ini karena siswi-siswi KU 10 banyak yang berkualitas dibandingkan dengan kota-kota lain. Saya juga respek kepada kebanyakan pelatih di sini karena terlihat mereka sudah menerapkan apa yang didapat dari coaching clinic. Saya berharap mereka dapat menambah intensitas berlatih di kelas ekstrakurikuler sekolah masing-masing,“ kata Timo.

SDN 085 Ciumbuleuit sukses menjadi juara setelah mengalahkan SDN 075 Jatayu di Kategori Usia (KU) 10. Sementara itu, di KU 12, SDN 043 Cimuncang C tampil perkasa dan berhasil meredam perlawanan SDN 036 Ujungberung.

Pada laga final, SDN 085 Ciumbuleuit mampu mempertahankan permainan impresif yang ditunjukkan sejak awal kompetisi MSC – Bandung Series 1 2024. Di lain sisi, sadar bahwa lawannya cukup tangguh, SDN 075 Jatayu juga bermain menyerang dan menyebabkan aksi saling serang tersaji sejak kick off.


Keseruan Pertandingan KU-10

Keseruan MilkLife Soccer Challenge – Bandung Series 1 2024

Syahdan, melalui skema serangan balik, SDN 085 Ciumbuleuit membuka keran keunggulan 1-0 yang ditorehkan Naya Aisha Kirana. Sosok sentral sebagai pengatur serangan itu mendongkrak semangat rekan setimnya usai mencetak gol dengan melepaskan tendangan mendatar ke sudut gawang yang tak bisa ditepis oleh goal keeper SDN 075 Jatayu.

Lanjut Baca:

p>Terbukti, gol kembali disarangkan punggawa SDN 085 Ciumbuleuit jelang jeda turun minum. Kali ini, pencetak gol terbanyak KU 10 di MilkLife Soccer Challenge – Bandung Series 1, Nadhiva Shula yang menorehkan namanya di papan skor usai memanfaatkan kemelut di mulut gawang. Di babak kedua, SDN 075 Jatayu mencoba bangkit dengan bermain lebih agresif. Permainan terbuka dan saling serang pun kembali tak terhindarkan dan upaya keras siswi-siswi asuhan Irpan Nur Alanurin Anwar tersebut membuahkan hasil lewat gol yang diciptakan Arsifa Kayla Putri. Sayang, skor 2-1 tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan dan gelar jawara sukses diraih oleh SDN 085 Ciumbuleuit. Sang pencetak gol dan kapten tim SDN 085 Ciumbuleuit, Naya Aisha Kirana bertutur, dirinya sempat ‘demam panggung’ jelang menjejakkan kaki di laga final. “Awalnya sempat deg-degan sebelum main karena ini adalah pertandingan final pertama buat aku. Tapi mulai main enjoy karena disemangati pendukung dan pelatih. Aku juga terus semangati teman-teman agar tidak takut dengan lawan. Saya senang banget bisa mencetak banyak gol dan menjadi juara di MilkLife Soccer Challenge – Bandung Series 1 2024,” kata Naya dengan wajah bangga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya